SuaraPantura.com - Penampakan bola api merah yang disebut menggegerkan warga Depok dan sekitarnya pada pergantian tahun baru ternyata hanya Handheld Red Flare, yakni tanda SOS laut.
Hal itu terungkap melalui video seseorang yang menyalakan Handheld Red Flare tersebut seperti yang diunggah akun instagram @beritaindonesia.
Dalam video tampa dua penuda menyalakan Handheld Red Flare, yakni tanda SOS laut dan tampak bola api merah yang disebut-sebut sebagai Braja.
"Kurang edukasi, semua dianggap mistis," ungkap akun @sanroni***".
Sebelumnya madyarakat mempercayai fenomena Bola api misterius atau yang dikenal dengan fenomena Braja muncul di langit Kota Depok tepat di malam pergantian tahun.
Sejak Sabtu 31 Desember 2022 malam pun, ratusan warga baik dari kota Depok maupun luar kota Depok berdatangan memadati lapangan sepak bola dan jalan yang berada di wilayah Kampung Perigi, Bedahan, Sawangan, Depok.
Braja sebenarnya adalah sebutan masyarakat jawa pada dulu kala yang kerap melihat api terbang yang merupakan bentuk dari ilmu hitam yang dikirimkan oleh seorang dukun pada orang tertentu.
Namun apa yang disebut Braja oleh masyarakat yang muncul di momen pergantian tahun ternyata adalah Handheld Red Flare, yakni tanda SOS laut.
***