SuaraPantura.com - Kejadian Walikota Tegal, Dedy Yon Supriyono yang kedapatan "grepe" tubuh Ucie Sucita saat di atas panggung tahun baru masih menjadi sorotan.
Aksi Walikota Tegal tersebut sempat terekam salah satu kamera warga yang kemudian diunggah ke media sosial dengan caption beragam.
Salah satu nitizen melalui akun Tiktoknya bahkan mengunggah video Walikota Tegal dengan caption menohok.
"Berduit punya jabatan mah bebas," tulis akun tiktok @liindak*** melalui unggahan videonya.
Dalam unggahan video tersebut bahkan tertulis bahwa dalam konser malam tahun baru tersebut hanya 2% nonton konser, sisanya menonton sisi gelap Walikota.
"2% nonton konser, 98% nonton sisi gelap Walikota," tulis akun tersebut dalam videonya.
Sontak video ini pun viral dan banyak didownload oleh para pengguna tiktok.
Apalagi dalam video yang diunggah tersebut tampak Walikota Tegal merangkul dan hampir memegang bagian sensitif sang artis.
Selain itu, Salah satu adegan yang ditangkap kamera adalah saat Walikota Tegal berduet dengan artis cantik Ghea Youbi.
Dalam video yang beredar, tampak keduanya asik berduet di atas panggung.
Namun di sela-sela adegan berduet tersebut tangan Walikota Tegal kedapatan memegang pinggul artis cantik Ghea Youbi.
Sontak saja Ghea Youbi tampak marah dan menepis tangan Walikota Tegal tersebut beberapa kali.
Usai kejadian, Walikota Tegal akhirnya buka suara berkaitan dengan video viral dirinya saat duet bersama artis Ucie Sucita.
Walikota Tegal membuat heboh lantaran saat duet, tangannya kedapatan 'bergerilya' dan hampir menyentuh bagian sensitif dari artis Ucie Sucita.
Menutut Walikota Tegal, Dedy Yon Supriyono, aksinya tersebut merupakan bagian dari keakraban Walikota Tegal dengan para artis.
"Tidak ada canggung atau segan. Anggap saja Saya (Wali Kota) bagian dari keluarga mereka," ungkapnya kepada wartawan.
Dedy Yon Supriyono juga menjelaskan bahwa kegiatan tersebut digelar untuk menghibur masyarakat yang selama dua tahun dihantam pandemi.
Termasuk menjadi upaya untuk meningkatkan animo masyarakat agar datang berduyun-duyun ke Kota Tegal.
"Secara tidak langsung roda perekonomian saat itu berputar. Kami pun berharap itu bisa menjadi cara meningkatkan dan memulihkan perekonomian masyarakat setelah pandemi," terangnya kepada sejumlah wartawan di Rumah Dinas Wali Kota, Kamis 5 Januari 2023 lalu.
***