Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Nakal, Oknum Pengusaha Tambang Kembali Turunkan Alat Berat, 'Menjarah' Sungai Kali Gung Tegal

Tim Suara Pantura 01•
Seputar Bregas

SuaraPantura.com - Aktivitas tambang liar dengan menurunkan alat berat ke Daerah Aliran Sungai (DAS) kini kembali marak di area Desa Danawarih Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal dan beberapa titik di luar Desa tersebut.

Hal ini disampaikan oleh AB (33) salah satu warga Desa Danawarih Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal.

Menurutnya, memang aktivitas pertambangan di Daerah Aliran Sungai beberapa pekan yang lalu sempat berhenti karena adanya petisi salah satu kelompok aktivis peduli lingkungan bernama Blakasuta. Namun sekarang aktivitas tambang di DAS Kaligung kembali marak.

" Iya sempat berhenti beberapa waktu yang lalu karena sempat ramai ada petisi. Tapi ini kembali marak oknum pengusaha yang menurunkan alat berat di Daerah Aliran Sungai," ungkap AB kepada Suara Pantura pada Kamis, 16 Februari 2023.

Raih 91,94 Persen, Bapenda Tegal Kejar Piutang Tanah Bengkok demi Target PBB-P2 100 Persen
Baca Juga · Seputar Bregas
Raih 91,94 Persen, Bapenda Tegal Kejar Piutang Tanah Bengkok demi Target PBB-P2 100 Persen

AB juga menunjukan foto dan video yang baru diambil melalui ponselnya.

Tampak beberapa alat berat dengan leluasa mengeruk material baik pasir maupun batu di Daerah Aliran Sungai Kali Gung Tegal.

Merespon hal itu, Pegiat Lingkungan di kelompok Blakasuta pun mengeluarkan kecaman keras.

Peringatan Sumpah Pemuda ke-98 di Kota Tegal, Wali Kota Ajak Pemuda Patriotik dan Berempati
Baca Juga · Seputar Bregas
Peringatan Sumpah Pemuda ke-98 di Kota Tegal, Wali Kota Ajak Pemuda Patriotik dan Berempati

" Bahwa penambangan  pasir di DAS secara masif dan dengan alat berat jelas bentuk pencurian yang tidak bisa dibiarkan dan dibenarkan. Yang dirusak lingkungan seputar kali, yang diuntungkan jelas korporat," ungkap Hendri Yetus Siswono, salah satu pelopor kelompok Blakasuta.

Ia juga mempertanyakan kinerja aparat penegak hukum.

Pasalnya, pencurian tambang alam di DAS Kaligung Tegal dilakukan di siang hari namun selalu lolos dari penindakan.

Panen Padi di Pagerbarang Tegal Tembus 12 Ton per Hektare Lewat Metode PM-AAS
Baca Juga · Seputar Bregas
Panen Padi di Pagerbarang Tegal Tembus 12 Ton per Hektare Lewat Metode PM-AAS

" Maling secara terang-terangan di bawah matahari terang benderang, kenapa dibiarkan ada apa? Usut tuntas siapa saja yang terlibat, kenapa semua bungkam seolah itu perbuatan yang dibenarkan? Ada apa, mana suara pecinta lingkungan, mana suara seniman, aktifis. Kenapa Pemda diam Saja?," Ungkapnya.

Sebelumnya, kasus penjarahan lingkungan di Daerah Aliran Sungai Kali Gung Tegal ini sempat menghebohkan publik bahkan mendapat sorotan langsung dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Hal ini disampaikan Ganjar melalui pesan pribadi saat dirinya diberikan masukan informasi dan pengaduan terkait penjarahan batuan Kali Gung yang dilakukan oleh oknum pengusaha dan Korporasi nakal.

Ganjar Pranowo pun memberikan tanggapan yang cukup tegas dengan ikut mendorong persoalan itu ke jalur hukum.

"Bawa ke polda & tembuskan ke kapolri," Ungkap Ganjar beberapa waktu lalu.
***

Tags:
#ganjar pranowo#kabupaten tegal#kali gung tegal#danawarih#oknum pengusaha tambang
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…