Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Gaji Pensiun Nasabah BRI Disebut Diblokir Penuh, Sistem Baru Auto Debet Pinjaman Dikeluhkan

Sabila JP••51 views
Ekbis

Ilustrasi Gemini AI

Suarapantura.com - Seorang nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) mengeluhkan sistem baru pemotongan angsuran pinjaman yang disebut menyebabkan seluruh dana gaji pensiun di rekeningnya diblokir, bukan hanya sebesar nilai cicilan yang harus dibayarkan.

Keluhan tersebut disampaikan melalui Media Konsumen. Nasabah mengaku selama ini pembayaran pinjaman berjalan lancar menggunakan sistem autodebet dari rekening penerima gaji pensiun tanpa kendala.

Namun, dalam dua hingga tiga bulan terakhir, kondisi tersebut berubah.

Seluruh Gaji Pensiun Tertahan

Menurut pengakuan nasabah, setiap kali dana pensiun masuk ke rekening pada tanggal 1, seluruh saldo langsung masuk dalam status saldo tertahan sehingga tidak dapat digunakan.

Padahal sebelumnya, sistem hanya memblokir dana sebesar nilai angsuran yang akan dipotong secara otomatis.

Rp5 Miliar Raib dari SDB Bank Mandiri Bintaro, Laci Berpindah, Pengelola Menghilang: Ada Apa?
Baca Juga · Ekbis
Rp5 Miliar Raib dari SDB Bank Mandiri Bintaro, Laci Berpindah, Pengelola Menghilang: Ada Apa?

Nasabah menilai perubahan mekanisme tersebut membuat seluruh dana pensiun tidak bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Disebut Sistem Baru dari Kantor Pusat

Merasa ada kejanggalan, nasabah kemudian mendatangi kantor cabang BRI untuk meminta penjelasan.

Berdasarkan informasi yang diterimanya dari petugas layanan, kondisi tersebut disebut merupakan bagian dari sistem baru yang diterapkan oleh kantor pusat.

Petugas juga disebut menyampaikan bahwa bukan hanya dirinya yang mengalami kendala serupa. Sejumlah nasabah lain juga disebut telah menyampaikan keluhan mengenai pemblokiran seluruh dana pensiun.

Nasabah Gugat BCA ke Pengadilan, Lelang Aset Jadi Pangkal Sengketa
Baca Juga · Ekbis
Nasabah Gugat BCA ke Pengadilan, Lelang Aset Jadi Pangkal Sengketa

Dikeluhkan Ganggu Kebutuhan Harian

Nasabah mengaku kebijakan tersebut sangat memberatkan, terutama ketika tanggal pencairan gaji pensiun bertepatan dengan hari libur.

Pada Agustus 2026, misalnya, tanggal 1 jatuh pada hari Sabtu sehingga pembukaan blokir baru dapat dilakukan pada hari kerja berikutnya.

Akibatnya, dana yang seharusnya dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun keperluan mendesak tidak dapat diakses selama beberapa hari.

Menurutnya, apabila tujuan pemblokiran hanya untuk menjamin pembayaran cicilan pinjaman, maka dana yang ditahan seharusnya hanya sebesar nilai angsuran, bukan seluruh saldo rekening.

Kartu Kredit Dibobol Rp70 Juta, Pelaku Jadi Tersangka, Tapi Chargeback DBS Tetap Ditolak
Baca Juga · Ekbis
Kartu Kredit Dibobol Rp70 Juta, Pelaku Jadi Tersangka, Tapi Chargeback DBS Tetap Ditolak

Harap Ada Evaluasi

Melalui pengaduan tersebut, nasabah berharap manajemen Bank BRI memberikan penjelasan mengenai penerapan sistem baru tersebut sekaligus mengevaluasi kebijakan pemblokiran saldo rekening penerima gaji pensiun.

Ia berharap mekanisme pembayaran angsuran tetap dapat berjalan tanpa menghambat akses nasabah terhadap sisa dana pensiun yang menjadi haknya.

Hingga keluhan tersebut dipublikasikan, belum terdapat tanggapan resmi dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mengenai pengaduan tersebut.

Tags:
#Bank BRI#Dana Pensiun#Nasabah#Autodebet
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…