Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Dua Atlet Dayung Remaja Ditemukan Meninggal di Kali Waluh Pemalang Saat Latihan

Sabila JP•
Jateng Pantura

Suarapantua.com - Dua atlet dayung remaja dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di aliran Kali Waluh, Desa Penggarit, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang. Kedua korban sebelumnya diketahui melakukan latihan dayung pada Sabtu (23/5/2026) sore.

Operasi pencarian dilakukan sejak laporan kehilangan diterima hingga Senin (25/5/2026) pagi. Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Kabupaten Pemalang, TNI, Polri, PMI Kabupaten Pemalang, relawan, serta warga setempat melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai.

Ketua PMI Kabupaten Pemalang, Achmad Fatah mengatakan kedua korban diduga berlatih tanpa pendampingan resmi dari pengurus olahraga. Selain itu, mereka juga disebut tidak menggunakan alat pelindung diri berupa pelampung saat latihan di sungai.

Baca Juga · Jateng Pantura
Massa Datangi Rumah Jokowi di Solo, Desak Gibran Mundur dari Kursi Wapres

“Latihan dilakukan tanpa konfirmasi kepada pengurus dan diduga tidak menggunakan SOP latihan dengan menggunakan APD atau pelampung,” ujar Achmad Fatah.

Kondisi air sungai yang keruh dan arus cukup deras turut menyulitkan proses pencarian korban selama operasi berlangsung.

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Dipastikan Tetap Digelar 31 Oktober
Baca Juga · Jateng Pantura
Konser Andrea Bocelli di Borobudur Dipastikan Tetap Digelar 31 Oktober

Berdasarkan informasi warga, kedua remaja terakhir terlihat sekitar pukul 14.30 WIB sedang berlatih dayung di sekitar Bendungan Lais. Penjaga Benowo Park dan warga sekitar mengaku sempat melihat keduanya membawa perahu menuju aliran Kali Waluh.

Keluarga mulai melakukan pencarian setelah kedua korban tidak kunjung pulang hingga malam hari. Pada Minggu (24/5/2026), tim menemukan satu buah dayung di pintu air bendungan sisi barat kawasan sungai.

Baca Juga · Jateng Pantura
Kabur ke Hutan, Dua Terduga Pengedar Obat Keras Ditangkap di Purbalingga

Korban pertama bernama Alif (16), warga Dusun Pesapen, Desa Saradan, ditemukan pada Senin pagi sekitar pukul 05.50 WIB. Jenazah kemudian dievakuasi menuju RSUD M Ashari Pemalang untuk penanganan lebih lanjut.

Achmad Fatah menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian kedua korban. Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan keselamatan saat beraktivitas di sungai, terutama di musim penghujan.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama, khususnya bagi masyarakat yang beraktivitas di sungai maupun olahraga air,” katanya.

Tags:
#atlet dayung#pemalang#tenggelam#basarnas#BPBD
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…