Suarapantura.com - Kawasan Tugu Muda di Kota Semarang ditutup sementara selama dua hari, Selasa (13/10/2026) dan Rabu (14/10/2026), untuk peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang. Pada Selasa sore digelar gladi bersih upacara, sedangkan puncak peringatan berupa upacara berlangsung pada Rabu sore.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang menerapkan rekayasa lalu lintas di sekitar Tugu Muda selama dua hari tersebut. Pengalihan arus mulai diberlakukan pada sore hari, sekitar pukul 16.30 hingga 17.00, dan berlangsung sampai rangkaian acara selesai. Pengendara yang tidak memiliki keperluan mendesak diimbau menghindari kawasan Tugu Muda dan mengikuti rambu serta arahan petugas di lapangan.
Sejumlah ruas jalan menuju Tugu Muda ditutup dan dialihkan. Jalan Pemuda ditutup mulai Simpang Paragon hingga Jalan Imam Bonjol di dekat Tugu Muda. Jalan Mgr Soegijapranata ditutup mulai depan LP Wanita Bulu hingga kawasan Hotel Siliwangi. Jalan Pandanaran ditutup mulai Simpang McDonald's atau Simpang Eka Karya hingga Tugu Muda. Sementara itu, Jalan Dr Soetomo ditutup mulai Simpang Kariadi atau kawasan Rumah Sakit Sakti Bhakti Wira Tamtama (RST) menuju Tugu Muda.
Untuk menampung kendaraan pengunjung, Dishub menyiapkan sejumlah kantong parkir resmi. Lokasi parkir tersebut berada di Pasar Bulu, Gereja Katedral, Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), serta ruko di Jalan Pandanaran. Masyarakat yang hendak menyaksikan peringatan diimbau memanfaatkan lokasi parkir yang telah disediakan agar tidak menambah kepadatan di sekitar lokasi acara.
Bagi warga yang memiliki perjalanan ke stasiun atau bandara, Dishub mengimbau agar berangkat lebih awal, sekitar satu hingga dua jam sebelum jadwal keberangkatan, untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas di sekitar Tugu Muda. Pengendara juga diminta bersabar dan mematuhi pengalihan arus selama kegiatan berlangsung.
Pertempuran Lima Hari di Semarang merupakan salah satu peristiwa bersejarah pada masa awal kemerdekaan Indonesia. Pertempuran tersebut terjadi pada Oktober 1945 dan melibatkan para pemuda serta pejuang Semarang yang melawan tentara Jepang. Tugu Muda dibangun untuk mengenang peristiwa tersebut dan kini menjadi salah satu ikon Kota Semarang sekaligus lokasi utama peringatan setiap tahun.
Dengan adanya penutupan sementara ini, masyarakat diharapkan dapat memaklumi dan menyesuaikan rencana perjalanan selama dua hari tersebut. Peringatan Pertempuran 5 Hari menjadi momentum untuk mengenang jasa para pejuang yang gugur dalam mempertahankan kemerdekaan.
Sumber: Kompas.com dan detikJateng.