Suarapantura.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyalurkan bantuan sambungan listrik gratis kepada 1.000 keluarga kurang mampu sepanjang 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses energi bagi masyarakat yang hingga kini belum memiliki sambungan listrik sendiri di rumahnya.
Program tersebut dijalankan dalam semangat Ngopeni Nglakoni Jateng yang diusung Gubernur Ahmad Luthfi. Tujuannya sederhana, yakni memastikan warga yang membutuhkan dapat menikmati penerangan yang layak serta memenuhi kebutuhan listrik untuk aktivitas sehari-hari.
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah, Agus Sugiharto, mengatakan bantuan sambungan listrik gratis merupakan salah satu cara pemerintah memperluas akses energi bagi masyarakat kurang mampu. Pada 2026, jumlah sambungan yang telah terpasang mencapai 1.000 sambungan, sama dengan capaian pada tahun sebelumnya.
Menurut Agus, program ini bukan kegiatan baru. Program tersebut sudah dilaksanakan pada tahun sebelumnya dan dilanjutkan pada 2026 dengan kuota 1.000 sambungan per tahun. Keberlanjutan ini diharapkan membuat manfaatnya semakin dirasakan warga di berbagai daerah di Jawa Tengah.
Pelaksanaan program dilakukan melalui kerja sama dengan PT PLN (Persero), serta dukungan program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Kolaborasi tersebut dinilai penting agar penyediaan akses listrik bagi warga yang membutuhkan dapat berjalan lebih luas dan berkelanjutan.
Dengan adanya bantuan ini, masyarakat penerima manfaat dapat menikmati penerangan di rumahnya dan menggunakan listrik untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Bagi keluarga berpenghasilan rendah yang sebelumnya belum memiliki sambungan sendiri, bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran mereka.
Agus menambahkan, program sambungan listrik gratis juga diharapkan membantu meringankan beban masyarakat berpenghasilan rendah yang belum memiliki sambungan listrik sendiri. Kehadiran listrik di rumah tidak hanya soal penerangan, tetapi juga membuka kesempatan bagi keluarga untuk beraktivitas lebih produktif.
Melalui program tersebut, Pemprov Jateng melanjutkan upaya pemerataan akses energi sekaligus menjalankan komitmen pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah daerah menegaskan akan terus berupaya hadir bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam pemenuhan kebutuhan energi.
Sumber: Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Lingkar TV