Suarapantura.com - Gedung Laboratorium Diagnostik Waspada di Jalan Kyai Saleh, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, terbakar pada Jumat (16/10/2026) pagi. Api melahap peralatan laboratorium di lantai satu dan arsip di lantai dua sebelum berhasil dipadamkan petugas pemadam kebakaran.
Kebakaran pertama kali diketahui warga sekitar pukul 07.00 WIB. Saat api berkobar, gedung dalam keadaan kosong karena karyawan baru dijadwalkan masuk kerja pukul 08.00 WIB. Warga di sekitar lokasi sempat berusaha memadamkan api dari bagian belakang agar tidak merembet ke bangunan lain.
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mengerahkan 20 personel untuk menangani kebakaran tersebut. Armada didatangkan dari Pos Induk dan Pos Barito, dibantu tim penyelamat, dengan pasokan air dari PDAM Kelud. Upaya pemadaman dan pendinginan dinyatakan selesai sekitar pukul 08.20 WIB.
Akibat kebakaran itu, seluruh peralatan di lantai satu dilaporkan hangus, sementara arsip yang tersimpan di lantai dua ikut terbakar. Dinas Pemadam Kebakaran memperkirakan sekitar 40 persen bangunan terdampak, dengan luas area yang terbakar sekitar 90 meter persegi. Bagian sisi kiri gedung dilaporkan masih utuh.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kerugian materiil akibat kebakaran belum dapat ditaksir. Laboratorium tersebut selama ini digunakan untuk memeriksa sampel medis, termasuk pemeriksaan patologi serta hasil pascaoperasi.
Penyebab kebakaran masih diselidiki. Kepolisian menyatakan masih menunggu pemeriksaan dari tim Inafis dan Laboratorium Forensik untuk memastikan pemicu api. Situasi di lokasi kebakaran dinyatakan aman dan terkendali setelah proses pendinginan selesai.
Sumber: Kompas.com, detikJateng.