Suarapantura.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mempercepat penanganan jalan rusak di berbagai wilayah. Salah satu ruas yang kini ditangani adalah Jalan Sukowati di Kabupaten Sragen, sepanjang 2,1 kilometer.
Jalan Sukowati merupakan jalur tengah penghubung Jawa Tengah dan Jawa Timur. Karena perannya yang vital, arus kendaraan di ruas ini tergolong ramai setiap hari.
Perbaikan dilakukan melalui peningkatan lapisan aspal dan betonisasi di sejumlah bagian, disesuaikan dengan tingkat kerusakan di lapangan. Dengan cara ini, penanganan tidak lagi sekadar tambal sulam, melainkan meningkatkan kualitas permukaan jalan agar lebih nyaman dan aman dilalui.
Pengawas Pembangunan Jalan Sukowati Sragen, Sri Purwanti, menjelaskan bahwa perbaikan ini menjadi bagian dari fokus pembangunan sesuai instruksi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Pekerjaan ditargetkan tuntas pada Desember 2026, sehingga masyarakat dapat menikmati akses jalan yang lebih baik untuk mendukung mobilitas dan aktivitas sehari-hari.
Sebelum diperbaiki, kondisi Jalan Sukowati kerap dikeluhkan warga karena bergelombang dan rusak. Warga setempat, Jarot, mengungkapkan bahwa selama dua hingga tiga tahun jalan tersebut hanya ditambal sulam. Perbaikan semacam itu tidak bertahan lama dan kerap memicu genangan air saat hujan, sehingga membahayakan keselamatan pengendara, terutama pendatang dari luar daerah yang belum hafal kondisi jalan.
Jarot mengaku kini merasa lega karena jalan sudah mulus dan nyaman dilalui. Ia menilai keselamatan pengguna jalan kini lebih diperhatikan dan tidak lagi khawatir terjadi kecelakaan seperti sebelumnya.
Menurut Jarot, sebelum ada perbaikan, jalan yang bergelombang sangat membahayakan, terutama bagi pengguna yang tidak mengetahui kondisi jalan rusak. Ia menyebut kecelakaan sering terjadi di ruas tersebut sebelum perbaikan dilakukan.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen menyatakan terus menuntaskan perbaikan jalan rusak di berbagai wilayah Jawa Tengah. Upaya tersebut disambut baik warga dan pengguna jalan karena kondisi jalan yang lebih baik membuat perjalanan semakin nyaman dan aman.
Perbaikan infrastruktur jalan diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga menekan risiko kecelakaan lalu lintas, khususnya pada ruas-ruas penghubung antardaerah yang dilintasi kendaraan berat dan angkutan barang.
Sumber: Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Cakram.net