Suarapantura.com - Boyolali menjadi pusat perhatian pecinta balap motor pada akhir pekan ini. Ajang Yamaha Cup Race 2026 digelar di Sirkuit Gokart Boyolali, Jawa Tengah, pada Sabtu dan Minggu, 17-18 Oktober 2026, sebagai putaran ketiga sekaligus seri penutup musim. Pembalap dari Jawa dan berbagai daerah lain dijadwalkan ambil bagian dalam kejuaraan yang sudah lama menjadi bagian dari perjalanan balap Yamaha di Indonesia.
Sebelumnya, Yamaha Cup Race 2026 menyambangi Sidrap di Sulawesi Selatan dan Padang di Sumatera Barat sebelum menutup musim di Jawa Tengah. Pemilihan Boyolali dinilai bukan kebetulan. Sirkuit Gokart Boyolali pernah menjadi tuan rumah pada 2019, bertepatan dengan peringatan tiga dekade kejuaraan tersebut, dan kembali menggelar balapan pada 2020. Daerah ini juga dikenal melahirkan pembalap potensial, salah satunya Wahyu Nugroho yang menapaki persaingan balap hingga level internasional.
General Manager CS Division PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Johannes B.M.S., menyampaikan bahwa ajang ini kembali hadir untuk menyajikan persaingan yang kompetitif sekaligus mendekatkan motorsport dengan penggemar di daerah. Menurut dia, keseruan perlombaan di lintasan, baik dari pembalap profesional maupun komunitas, menjadi tontonan yang dinantikan penonton.
Daya tarik utama putaran Boyolali terletak pada banyaknya kelas yang dilombakan. Penyelenggara menghadirkan total 14 kelas balap. Sepuluh kelas pertama mempertandingkan motor bebek dengan spesifikasi dan tingkat kemampuan pembalap yang berbeda, mulai dari MX King 150cc Tune Up Expert, Novice, dan Rookie, hingga bebek 130cc dan 125cc berbagai format. Salah satu kelas yang memberi ruang khusus bagi talenta daerah adalah kelas bebek 125cc 2-Tak Standard untuk pembalap lokal Jawa Tengah.
Empat kelas berikutnya merupakan MAXi Race yang melibatkan pengguna skutik MAXi. Kelas tersebut meliputi MAXi 155cc Standard Community, MAXi 155cc Media vs KOL, MAXi 155cc Semi Pro Open, dan MAXi 250cc Community Open. Kehadiran kelas komunitas dan media membuat ajang ini tidak hanya berfokus pada pembalap profesional, tetapi juga membuka kesempatan bagi peserta dari latar belakang berbeda untuk merasakan atmosfer kompetisi di lintasan.
Selain balap sirkuit, panitia menghadirkan Yamalube Turbo Matic Drag Battle dengan delapan kelas. Kelas-kelas tersebut mengakomodasi beragam jenis motor dan format perlombaan, termasuk AEROX Turbo, AEROX Alpha SMK, Matic Open, bebek 2-Tak dan 4-Tak Mix Open, hingga kategori Dynamic MAXi. Salah satu kategori yang menarik perhatian adalah AEROX Alpha SMK yang memberikan pengalaman kompetisi bagi siswa SMK binaan Yamaha sekaligus memperkenalkan dunia balap kepada generasi muda.
Ajang ini juga dilengkapi beragam aktivitas pendamping. Pengunjung dapat mengikuti sunmori, hiburan, kompetisi antarsekolah SMA dan SMK, bazar UMKM, zumba, serta kompetisi dance. Pengunjung juga dapat menyaksikan kontes modifikasi MX King yang diikuti SMK binaan Yamaha, serta mengunjungi booth pameran yang menampilkan produk unggulan Yamaha. Kombinasi balapan, hiburan, komunitas, dan kegiatan pelajar membuat akhir pekan balap di Boyolali menyasar lebih dari sekadar penggemar motorsport.
Bagi penggemar yang tidak dapat datang langsung ke Sirkuit Gokart Boyolali, jalannya balapan dapat diikuti melalui siaran langsung di kanal YouTube Yamaha Racing Indonesia, @yamaharacingidn. Dengan 14 kelas balap, delapan kelas drag battle, dan beragam aktivitas pendamping, putaran penutup ini menawarkan agenda padat bagi komunitas otomotif di Jawa Tengah.
Sumber: Otoinfo.id dan Motostylerz.com