Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Pemkot Pekalongan Dorong Batik Go Digital Gandeng Generasi Muda

M teguh•
Jateng Pantura

Foto: ANTARA/Kutnadi

Suarapantura.com - Pemerintah Kota Pekalongan mendorong pelaku usaha batik untuk memperkuat pemasaran berbasis digital agar industri khas daerah itu tetap berdaya saing di tengah perubahan teknologi. Dorongan tersebut disampaikan dalam Workshop UMKM Cerdas Digital dan Literasi Keuangan yang digelar sebagai bagian dari rangkaian Pekan Batik Nasional 2026 di Alun-alun Pekalongan, Kamis (15/10/2026).

Wakil Wali Kota Pekalongan Balgis Diab yang hadir dalam kegiatan itu mengatakan perkembangan teknologi menuntut pelaku usaha beradaptasi, termasuk dalam cara memasarkan batik. Menurut dia, proses produksi batik yang menjaga tradisi perlu diimbangi strategi pemasaran yang mengikuti perkembangan zaman.

Dalam workshop tersebut, peserta diajak memahami tiga hal penting dalam pemasaran digital, yakni penguasaan strategi pemasaran, pembangunan identitas produk, dan inovasi sebagai kekuatan usaha. Pelaku usaha juga didorong menceritakan kisah di balik produknya, mulai dari keunikan motif, filosofi, proses pembuatan, hingga cerita yang terkandung di dalam sehelai kain.

Solo Luncurkan Aplikasi Food Sharing, Pangan Layak Konsumsi Tak Lagi Terbuang
Baca Juga · Jateng Pantura
Solo Luncurkan Aplikasi Food Sharing, Pangan Layak Konsumsi Tak Lagi Terbuang

Balgis menilai cerita tersebut memberi nilai tambah ekonomi yang besar. Konsumen, kata dia, tidak hanya membeli kain atau pakaian, tetapi juga tertarik pada makna dan proses di balik produk batik yang mereka pilih.

Selain pelaku UMKM, workshop itu juga melibatkan pelajar. Langkah ini disiapkan agar minat generasi muda terhadap dunia usaha batik tumbuh sejak dini, sehingga regenerasi perajin dan pelaku usaha batik di Pekalongan tidak terputus. Para pelajar tersebut diharapkan kelak menjadi pelaku UMKM cerdas yang meneruskan industri batik daerah.

9 Hari Porprov Jateng 2026: 157 Atlet Jalani Rawat Jalan, 22 Dirujuk ke Rumah Sakit
Baca Juga · Jateng Pantura
9 Hari Porprov Jateng 2026: 157 Atlet Jalani Rawat Jalan, 22 Dirujuk ke Rumah Sakit

Pemkot Pekalongan juga menyambut pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu mengembangkan desain batik yang sesuai tren dan selera pasar. Teknologi tersebut dipandang sebagai pendukung, bukan pengganti, nilai tradisi yang melekat pada batik Pekalongan.

Melalui kegiatan ini, Pemkot Pekalongan berharap pelaku UMKM dan generasi muda mampu memadukan pelestarian nilai tradisional batik dengan inovasi digital. Perpaduan tersebut diharapkan memperluas jangkauan pemasaran sekaligus meningkatkan daya saing batik Pekalongan di pasar yang lebih luas.

BML Vol. 3 Diluncurkan di Lokananta Solo, Pendaftaran Musisi Dibuka hingga 31 Desember
Baca Juga · Jateng Pantura
BML Vol. 3 Diluncurkan di Lokananta Solo, Pendaftaran Musisi Dibuka hingga 31 Desember

Sumber: ANTARA News Jateng, Pemerintah Kota Pekalongan.

Tags:
#pekalongan#batik#umkm#pemasaran digital#jawa tengah#generasi muda
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…