Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Suhu Semarang Tembus 38,4 Derajat, Tertinggi Sepanjang 2026 Menurut BMKG

M teguh•
Jateng Pantura

Foto: bsinews.id

Suarapantura.com - Cuaca panas ekstrem melanda Kota Semarang pada Senin (19/10/2026) lalu. Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas mencatat suhu udara mencapai 38,4 derajat Celsius, angka yang menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merupakan yang tertinggi sepanjang 2026 di wilayah tersebut.

Catatan itu dikonfirmasi Prakirawan Cuaca BMKG Ahmad Yani Semarang, Ferry Oktarisa, pada Selasa (20/10/2026). "Suhu tertinggi dari periode 2026 memang hari kemarin," kata Ferry, sebagaimana diberitakan media massa.

Perlu diketahui, angka suhu di Semarang sempat berbeda antar-stasiun pengamatan pada hari yang sama. Stasiun Meteorologi Ahmad Yani mencatat suhu tertinggi 37,8 derajat Celsius, sedangkan Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas mencatat puncak 38,4 derajat Celsius. BMKG menjelaskan bahwa data yang disampaikan kepada masyarakat umum merujuk pada hasil pengamatan Stasiun Meteorologi Ahmad Yani.

Dinsos Jateng Jemput Driver Ojol: Urus Adminduk Sekaligus Daftar Calon Penerima Bansos 2027
Baca Juga · Jateng Pantura
Dinsos Jateng Jemput Driver Ojol: Urus Adminduk Sekaligus Daftar Calon Penerima Bansos 2027

Ferry menyebut ada tiga faktor yang memicu cuaca panas tersebut. Pertama, musim kemarau yang masih berlangsung. Kedua, pergerakan semu matahari yang pada periode September hingga Desember bergerak dari ekuator menuju belahan bumi selatan dan melewati wilayah Jawa Tengah, sehingga pancaran radiasi matahari terasa sangat maksimal. Ketiga, tutupan awan yang minim pada siang hari, yang membuat paparan sinar matahari semakin kuat.

Menghadapi kondisi ini, BMKG mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan memperbanyak minum air putih, memakai tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan, dan waspada terhadap potensi kebakaran lahan serta hutan. Warga diminta tidak membakar sampah sembarangan dan tidak membuang puntung rokok di sembarang tempat.

Verifikasi KDKMP Jateng Tembus 95 Persen, Pemprov Kejar Sisa Data dan Perkuat Pengelola
Baca Juga · Jateng Pantura
Verifikasi KDKMP Jateng Tembus 95 Persen, Pemprov Kejar Sisa Data dan Perkuat Pengelola

Cuaca panas diperkirakan masih akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan, sementara hujan diperkirakan baru turun pada akhir November. Kondisi ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini dari kanal resmi BMKG.

Warga Kota Semarang turut merasakan dampaknya. Sejumlah warganet mengeluhkan cuaca yang semakin panas di media sosial, sementara sebagian warga memilih mencari tempat yang lebih sejuk pada siang hari. Kondisi ini menunjukkan bahwa panas ekstrem tidak hanya soal angka, tetapi juga memengaruhi kenyamanan dan aktivitas harian masyarakat.

Solo Luncurkan Aplikasi Food Sharing, Pangan Layak Konsumsi Tak Lagi Terbuang
Baca Juga · Jateng Pantura
Solo Luncurkan Aplikasi Food Sharing, Pangan Layak Konsumsi Tak Lagi Terbuang

Sumber: Kompas.com, bsinews.id, infonasional.com

Tags:
#semarang#jawa tengah#bmkg#cuaca panas#suhu ekstrem#musim kemarau
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…