Suarapantura.com - Tim Shorinji Kempo Kota Solo menutup perjuangannya di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 dengan membawa pulang tujuh medali. Bertanding di Tennis Indoor Kridanggo, Salatiga, pada Minggu (25/10/2026), kontingen Solo meraih satu medali emas, tiga medali perak, dan tiga medali perunggu.
Medali emas satu-satunya dipersembahkan Anandika Aryo Risan. Turun pada nomor randori putra kelas di atas 60 hingga 65 kilogram, Anandika melewati lawan dari kontingen Semarang pada babak semifinal dan partai final secara beruntun sebelum memastikan diri naik ke podium tertinggi.
Anandika menyampaikan rasa syukurnya atas hasil tersebut. Ia menyebut latihan panjang yang dijalani akhirnya membuahkan hasil, sekaligus menyampaikan terima kasih kepada pelatihnya sejak kecil, Simpai Halim, koordinator pelatih Zulkifli Nasution, rekan-rekan setim, serta orang tua dan warga Solo yang memberi dukungan.
Pelatih Kempo Solo, Halim Zul Karnain, mengakui persaingan berlangsung ketat, terutama pada partai final. Ia menyebut target awal tim sebenarnya dua medali emas, sehingga raihan satu emas, tiga perak, dan tiga perunggu sedikit di bawah sasaran. Meski begitu, ia mengapresiasi perjuangan para atletnya yang tetap tampil maksimal.
Perjuangan tim Solo memang tidak mudah. Dua pekan sebelum Porprov dimulai, salah satu atlet andalan mereka, Dafa, mengalami cedera ligamen lutut anterior cruciate ligament (ACL). Dafa sedianya diturunkan pada tiga nomor teknik embu, sehingga tim harus melakukan pergantian pemain secara mendadak. Menariknya, nomor yang digantikan tersebut justru tetap mampu menyumbangkan medali perak.
Tiga medali perak Solo diraih Krisna Ardian Budi Perdana pada nomor randori putra kelas di bawah 55 kilogram, tim embu beregu putra, dan tim embu beregu putri. Tim beregu putra diperkuat Krisna Ardian Budi Perdana, Anandika Aryo Risan, Adrianus Vigo Angelo, Rasya Raditya, Hakim Muifilit, dan Wirra Ardhie Dharma. Sementara tim beregu putri diperkuat Ega Kenya Tirtawana, Fatima Azzahro Aranti Putra, Sabella Letiza Orvala, Nabila Dwi Aryani, Kinanti Prananta, dan Felicia Prameswari Sungkono.
Adapun tiga medali perunggu disumbangkan Ega Kenya Tirtawana pada nomor randori putri kelas di atas 65 kilogram, Fatimah Azzahro Aranti Putra pada nomor randori putri kelas 50 hingga 55 kilogram, serta pasangan Felicia Prameswari Sungkono dan Sabela Letiza Orvalla pada nomor embu berpasangan putri kyukenshi.
Hasil di Salatiga ini menjadi bukti konsistensi pembinaan kempo di Kota Solo. KONI Solo berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi para kenshi muda untuk terus mengasah kemampuan dan menorehkan prestasi pada ajang berikutnya.
Sumber: Espos.id