Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Pekan se.daya.di Surakarta 2026 Hadirkan 7 Program Budaya dan Ekraf, Bidik 20 Ribu Pengunjung

M teguh•
Jateng Pantura

Foto: Solopos/Espos.id

Suarapantura.com - Kota Solo bersiap menyambut gelaran budaya dan ekonomi kreatif baru bertajuk Pekan se.daya.di.surakarta 2026. Acara ini dijadwalkan berlangsung selama tujuh hari, pada 1 hingga 7 November 2026, di Taman Balekambang, Surakarta.

Rencana penyelenggaraan tersebut diumumkan dalam konferensi pers di Museum Radya Pustaka, Solo, pada Minggu (25/10/2026). Wali Kota Solo Respati Ardi hadir bersama para penyelenggara dan penggagas acara untuk memaparkan konsep kegiatan kepada awak media.

Respati menyebut pekan kreatif ini sebagai kekayaan intelektual baru di sektor ekonomi kreatif yang dirancang oleh warga Solo sendiri. Menurutnya, kehadiran gagasan lokal semacam ini penting agar pariwisata Kota Bengawan tetap relevan dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.

Solo Luncurkan Aplikasi Food Sharing, Pangan Layak Konsumsi Tak Lagi Terbuang
Baca Juga · Jateng Pantura
Solo Luncurkan Aplikasi Food Sharing, Pangan Layak Konsumsi Tak Lagi Terbuang

Ia mengingatkan bahwa sebuah acara tidak bisa hanya mengandalkan pendanaan satu arah. Penyelenggara, kata dia, perlu membangun kerja sama yang saling menguntungkan dengan sponsor sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Respati juga menekankan pentingnya nilai edukasi dalam setiap gelaran, agar wisatawan tidak sekadar datang, tetapi juga membawa pulang pengalaman berkesan dan ingin kembali ke Solo.

Dari sisi konsep, penggagas se.daya.di.surakarta, Paulus Mintarga, menjelaskan bahwa platform ini berangkat dari filosofi keselarasan, keseimbangan, dan harmoni yang dimaknai melalui figur Loro Blonyo. Kebudayaan, dalam pandangannya, terus bergerak dan berubah seperti roda yang berputar, sehingga se.daya.di dihadirkan sebagai ruang pertemuan berbagai gagasan, praktik, dan pengetahuan agar tumbuh menjadi daya yang bermanfaat bagi kehidupan bersama.

9 Hari Porprov Jateng 2026: 157 Atlet Jalani Rawat Jalan, 22 Dirujuk ke Rumah Sakit
Baca Juga · Jateng Pantura
9 Hari Porprov Jateng 2026: 157 Atlet Jalani Rawat Jalan, 22 Dirujuk ke Rumah Sakit

Filosofi tersebut diterjemahkan ke dalam tujuh program, yakni se.daya.di.wellness, se.daya.di.pasar, se.daya.di.pagelaran, se.daya.di.lokakarya, se.daya.di.pameran, se.daya.di.boga, dan se.daya.di.forum. Program wellness mengajak publik merawat keseimbangan diri melalui praktik Jawawellness dari Atsiri Jawa yang memperkenalkan keselarasan wiraga, wirama, dan wirasa.

Di area pasar, penyelenggara menghadirkan lebih dari 50 tenant yang terdiri atas pelaku UMKM, artisan, kreator, dan merek lokal. Sementara itu, program pagelaran melibatkan 16 penampil dari bidang musik, tari, teater, wayang, dan seni pertunjukan lainnya. Sebanyak 15 sesi lokakarya disiapkan agar pengunjung dapat mencoba berbagai praktik dan bertukar pengetahuan, sedangkan program pameran melibatkan 17 seniman dan kolektif yang menampilkan karya seputar seni, tradisi, teknologi, pengetahuan lokal, serta kehidupan sehari-hari.

BML Vol. 3 Diluncurkan di Lokananta Solo, Pendaftaran Musisi Dibuka hingga 31 Desember
Baca Juga · Jateng Pantura
BML Vol. 3 Diluncurkan di Lokananta Solo, Pendaftaran Musisi Dibuka hingga 31 Desember

Secara keseluruhan, pekan kreatif ini melibatkan lebih dari 100 kolaborator. Direktur Festival Tatuk Marbudi menyebut panitia menargetkan 20.000 pengunjung selama tujuh hari penyelenggaraan, dengan semangat Collect, Connect, Collab sebagai ruang bagi pelaku seni budaya, komunitas, dan pelaku ekonomi kreatif untuk saling menemukan, berkolaborasi, dan melahirkan karya baru yang relevan.

Respati berharap Pekan se.daya.di Surakarta tidak hanya digelar sekali, tetapi dapat berlanjut menjadi agenda tahunan. Ia menilai pertumbuhan ekonomi Solo sangat dipengaruhi kehadiran wisatawan dari luar daerah, sehingga sambutan yang baik kepada pengunjung menjadi bagian penting dalam menggerakkan perekonomian kota.

Sumber: Solopos/Espos.id dan Lingkar Solo.

Tags:
#solo#surakarta#se.daya.di#ekonomi kreatif#budaya jawa#taman balekambang
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…