Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

LGNOTA Sragen Salurkan Rp55 Juta untuk 121 Anak Asuh

M teguh•
Jateng Pantura

Foto: Pemerintah Provinsi Jawa Tengah

Suarapantura.com - Sebanyak 121 anak asuh di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, menerima bantuan pendidikan dengan total nilai Rp55 juta dari Lembaga Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (LGNOTA) Kabupaten Sragen. Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga agar anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap bisa bersekolah dan mengejar cita-cita mereka.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Aula Gedung Korpri Sragen pada Jumat, 23 Oktober 2026. Wakil Bupati Sragen, Suroto, menyerahkan bantuan itu kepada perwakilan anak asuh dalam kegiatan sosialisasi LGNOTA dan penyaluran bantuan tahun 2026.

Ketua LGNOTA Kabupaten Sragen, Anna Hargiyanto, menjelaskan bahwa penerima bantuan terdiri dari tiga kelompok. Sebanyak 66 anak berasal dari keluarga kurang mampu, 21 anak masuk kategori anak tidak sekolah dan anak berpotensi putus sekolah, serta 34 anak dengan hambatan dan disabilitas. Jika dijumlahkan, ketiga kelompok tersebut mencapai 121 anak.

Verifikasi KDKMP Jateng Tembus 95 Persen, Pemprov Kejar Sisa Data dan Perkuat Pengelola
Baca Juga · Jateng Pantura
Verifikasi KDKMP Jateng Tembus 95 Persen, Pemprov Kejar Sisa Data dan Perkuat Pengelola

Besaran bantuan disesuaikan dengan jenjang pendidikan penerima. Anak pada jenjang PAUD dan TK menerima Rp200 ribu, siswa SD Rp400 ribu, siswa SMP Rp500 ribu, dan siswa SMA Rp600 ribu. Bantuan itu diharapkan dapat meringankan biaya keperluan sekolah, seperti perlengkapan belajar dan kebutuhan pendidikan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Suroto menyampaikan bahwa bantuan pendidikan merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap masa depan anak-anak Sragen. Ia mengajak para penerima untuk belajar lebih giat, meningkatkan prestasi, serta membangun kedisiplinan dan karakter yang baik agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, mandiri, dan bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Solo Luncurkan Aplikasi Food Sharing, Pangan Layak Konsumsi Tak Lagi Terbuang
Baca Juga · Jateng Pantura
Solo Luncurkan Aplikasi Food Sharing, Pangan Layak Konsumsi Tak Lagi Terbuang

Anna Hargiyanto menambahkan, LGNOTA merupakan gerakan masyarakat yang mempertemukan orang tua asuh dengan anak usia sekolah yang membutuhkan dukungan. Melalui gerakan ini, anak-anak diharapkan tidak kehilangan semangat untuk menggantungkan cita-cita setinggi mungkin, meski menghadapi keterbatasan ekonomi maupun kondisi lainnya.

Salah satu penerima bantuan, Lovera Putri Pramana, siswa SMP Negeri 2 Jenar, mengaku senang karena untuk pertama kalinya menerima bantuan pendidikan. Ia berencana memanfaatkan bantuan tersebut sebaik-baiknya untuk keperluan sekolah.

9 Hari Porprov Jateng 2026: 157 Atlet Jalani Rawat Jalan, 22 Dirujuk ke Rumah Sakit
Baca Juga · Jateng Pantura
9 Hari Porprov Jateng 2026: 157 Atlet Jalani Rawat Jalan, 22 Dirujuk ke Rumah Sakit

Penyaluran bantuan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab keluarga, tetapi juga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Dengan adanya orang tua asuh dan gerakan sosial seperti LGNOTA, anak-anak yang rentan putus sekolah mendapat kesempatan lebih besar untuk tetap belajar dan menyelesaikan pendidikannya.

Pemerintah Kabupaten Sragen bersama LGNOTA berharap program serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak anak. Dukungan yang berkelanjutan dinilai penting agar tidak ada anak di Sragen yang tertinggal dari bangku sekolah hanya karena keterbatasan biaya.

Sumber: Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (jatengprov.go.id), KuasaKata.com.

Tags:
#sragen#lgnota#bantuan pendidikan#anak asuh#jawa tengah
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…