Suarapantura.com - Pemerintah Kota Solo mempercepat penataan jaringan kabel telekomunikasi yang selama ini terlihat semrawut di sejumlah ruas jalan. Sebanyak 28 titik menjadi sasaran penertiban serentak demi memperbaiki wajah kota sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi warga.
Wali Kota Solo Respati Ardi turun langsung meninjau penertiban di Jalan Kolonel Sutarto, tepatnya di depan SMP Negeri 16 Surakarta, pada Rabu, 4 November 2026 pagi. Dalam kesempatan itu, ia ikut membantu petugas memotong kabel telekomunikasi yang sudah tidak digunakan, dengan menjangkau kabel udara menggunakan truk crane dan alat pemotong berukuran besar.
Penertiban kali ini menyasar jaringan telekomunikasi yang tidak lagi berfungsi maupun pemasangannya tidak tertata. Kabel yang dibiarkan menggantung tanpa kejelasan dinilai mengganggu kerapian kota. Menurut Respati, banyak kabel mangkrak yang masih dibiarkan begitu saja, padahal kabel yang sudah tidak terpakai seharusnya diturunkan agar persoalan kabel utilitas yang tidak tertata dapat dihindari.
Ia juga mengingatkan perusahaan penyedia layanan telekomunikasi agar bertanggung jawab atas infrastruktur yang mereka pasang. Respati menegaskan pemerintah kota tidak akan segan menindak tegas apabila masih ditemukan pemasangan jaringan yang melanggar ketentuan. Sementara itu, kabel listrik untuk sementara masih dibiarkan di tempatnya karena penataan kabel udara dilakukan secara bertahap agar tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat, dan tiang kabel internet yang sudah tidak digunakan akan dipindahkan.
Kegiatan di Jalan Kolonel Sutarto tersebut berkaitan dengan proyek penataan jalur pedestrian atau trotoar dan citywalk. Proyek itu dikerjakan selama 150 hari kerja dengan total anggaran Rp1,205 miliar. Pemerintah kota memindahkan kabel udara ke dalam tanah agar tata kota semakin rapi.
Penataan serupa sebelumnya sudah dilakukan di beberapa kawasan, antara lain Jalan Ki Hajar Dewantara, Jayawijaya, depan Solo Safari, Jalan Slamet Riyadi, hingga Jalan Yos Sudarso. Khusus di koridor Jalan Yos Sudarso, penataan direncanakan mencakup jaringan listrik dan telekomunikasi sekaligus, dan tiang penyangga yang sudah tidak diperlukan akan dihilangkan.
Ke depan, Pemerintah Kota Solo menyiapkan penataan jaringan melalui sistem kabel bawah tanah. Respati menyebut konsep tersebut sudah siap, peraturan daerahnya sudah tersedia, dan tinggal ditindaklanjuti melalui peraturan wali kota sebagai pedoman teknis pelaksanaan. Penataan akan dilakukan secara bertahap dengan memilih ruas jalan prioritas dan menyesuaikan kondisi infrastruktur setiap kawasan, tanpa mengabaikan kebutuhan layanan telekomunikasi masyarakat.
Sumber: Solopos/Espos.id dan Lingkar Solo.