Suarapantura.com - Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang (UPGRIS) memasang target 4.000 mahasiswa baru pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun akademik 2027/2028. Target tersebut disampaikan dalam peluncuran PMB di Gedung Pusat UPGRIS, Semarang, Rabu (4/11/2026), sekaligus menandai dimulainya rangkaian penerimaan mahasiswa baru kampus tersebut.
Rektor UPGRIS, Sapto Budoyo, mengatakan capaian penerimaan tahun ini menjadi pijakan untuk target baru tersebut. Pada penerimaan tahun berjalan, UPGRIS memperoleh 3.727 mahasiswa baru, termasuk peserta program pendidikan profesi. Menurutnya, peluang mencapai target 4.000 mahasiswa terbuka karena penerimaan di UPGRIS berlangsung sepanjang tahun, baik pada semester gasal maupun semester genap.
Sapto menegaskan penerimaan mahasiswa baru merupakan tanggung jawab bersama seluruh keluarga besar universitas, bukan hanya tim PMB. Pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, hingga karyawan diminta ikut menjadi duta kampus dalam mengenalkan UPGRIS dan membangun kepercayaan masyarakat.
Ia juga menyoroti pentingnya kualitas pelayanan dalam menarik calon mahasiswa. Berdasarkan data PMB, rekomendasi dari saudara atau teman menjadi sumber informasi terbesar bagi calon mahasiswa, disusul media sosial Instagram dan situs resmi PMB. Karena itu, keramahan dan pelayanan seluruh warga kampus dinilai berperan besar dalam membentuk citra positif universitas.
Selain mengejar pertumbuhan jumlah mahasiswa, UPGRIS menyiapkan langkah ekspansi akademik. Rencana pembukaan program studi baru saat ini tengah dimatangkan bersama yayasan, termasuk pengembangan Fakultas Kedokteran yang mendapat dukungan pembiayaan dari yayasan.
Ketua Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan (YPLP) PT PGRI Semarang, Sri Suciati, menegaskan yayasan berkomitmen mendukung UPGRIS menjadi perguruan tinggi yang inklusif, modern, dan berkualitas. Dukungan itu diwujudkan melalui peningkatan fasilitas pendidikan, kelengkapan laboratorium, sarana olahraga, serta pengembangan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan.
Sri Suciati juga menyebut sejumlah capaian yang menjadi modal UPGRIS, yakni akreditasi institusi Unggul, 12 program studi yang telah memperoleh akreditasi internasional, serta raihan QS Stars bintang empat. Yayasan pun terus menyediakan berbagai skema beasiswa agar calon mahasiswa berprestasi tidak terkendala persoalan biaya.
Peluncuran PMB 2027/2028 ditandai dengan seremoni simbolis gunungan wayang yang dimaknai sebagai awal perjalanan, keseimbangan, dan keberagaman potensi. Simbol tersebut menggambarkan harapan UPGRIS dalam mengantarkan generasi muda menuju masa depan melalui pendidikan tinggi.
Dengan dukungan yayasan, pengembangan fasilitas, peningkatan kualitas akademik, serta keterlibatan seluruh civitas akademika, UPGRIS optimistis mampu mencapai target 4.000 mahasiswa baru sekaligus memperkuat reputasinya sebagai perguruan tinggi unggulan di Jawa Tengah.
Sumber: UpRadio dan laman resmi PMB UPGRIS.