Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Jateng Siapkan 1.000 Desa Wisata Baru untuk Dongkrak Ekonomi Desa

M teguh•
Jateng Pantura

Foto: Kompas.id

Suarapantura.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan penambahan 1.000 desa wisata baru untuk memperkuat perekonomian desa dan menjadikan pariwisata sebagai penggerak kesejahteraan masyarakat.

Rencana tersebut disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam sarasehan di Desa Wisata Candirejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Rabu (4/11/2026). Menurut Luthfi, desa memiliki kekuatan besar sebagai daya tarik wisata karena menawarkan keindahan alam, kekayaan budaya, serta kehidupan masyarakat yang masih autentik.

Ia menilai desa wisata mampu menarik wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara, yang ingin menikmati keindahan alam, budaya, dan suasana kehidupan desa yang masih asli.

Polda Jateng Gandeng Korlantas Polri Petakan Kerawanan Jalan Jelang Nataru 2026/2027
Baca Juga · Jateng Pantura
Polda Jateng Gandeng Korlantas Polri Petakan Kerawanan Jalan Jelang Nataru 2026/2027

Target 1.000 desa wisata baru itu sejalan dengan arah pembangunan Jawa Tengah pada 2027 yang menempatkan pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah sebagai tulang punggung pertumbuhan ekonomi. Dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027, Pemprov Jateng menargetkan pengembangan 1.000 desa wisata yang didukung pemberdayaan 1.000 konten kreator lokal untuk memperkuat promosi destinasi.

Target tersebut sebelumnya disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Jateng di Semarang, Selasa (28/4/2026).

Dirut PLN Tinjau PLTGU Tambak Lorok, Pastikan Listrik Jawa Tengah Tetap Andal
Baca Juga · Jateng Pantura
Dirut PLN Tinjau PLTGU Tambak Lorok, Pastikan Listrik Jawa Tengah Tetap Andal

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Provinsi Jawa Tengah Hanung Triyono menegaskan desa wisata harus naik kelas dan masuk ke dalam rantai industri pariwisata. Hal itu disampaikan saat pembukaan Borobudur and Beyond Tourism Expo (BBTE) 2026 di Magelang, Senin (26/10/2026).

Menurut Hanung, desa wisata selama ini kerap hanya menjadi pelengkap perjalanan wisata. Padahal, desa wisata memiliki daya tarik autentik berupa alam, budaya, kuliner, hingga keramahan warga. Karena itu, desa wisata perlu terhubung dengan pasar, pembeli, dan operator tur agar kunjungan wisatawan benar-benar berdampak pada ekonomi warga desa.

Ratusan Buruh Demo di Kantor Gubernur Jateng, Tuntut UMP dan UMK 2027 Sebesar 100% KHL
Baca Juga · Jateng Pantura
Ratusan Buruh Demo di Kantor Gubernur Jateng, Tuntut UMP dan UMK 2027 Sebesar 100% KHL

Sejumlah desa wisata telah menjadi contoh pengembangan tersebut, antara lain Desa Wisata Rahayu di Kabupaten Kebumen, Desa Wisata Serang di Kabupaten Purbalingga, Desa Wisata Sendangsari di Kabupaten Wonosobo, serta Desa Wisata Karangrejo, Dewi Pari, dan Tiara di wilayah Magelang.

Data DPRD Provinsi Jawa Tengah menyebutkan saat ini Jawa Tengah memiliki 889 desa wisata. Dengan tambahan 1.000 desa wisata baru, jumlah desa wisata di Jawa Tengah ditargetkan mencapai 1.889 desa.

Pemprov Jateng juga mendorong setiap desa wisata memiliki keunikan tersendiri agar mampu bersaing sebagai destinasi unggulan. Selain itu, pengembangan pariwisata diarahkan agar lebih inklusif dan ramah muslim, dengan fasilitas yang dapat diakses dengan nyaman oleh perempuan, anak-anak, serta penyandang disabilitas.

Sumber: Kompas.id, GOnews.id, jatengprov.go.id

Tags:
#jawa tengah#desa wisata#pariwisata berkelanjutan#ahmad luthfi#magelang#borobudur
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…