Suarapantura.com - Direktur Utama PT PLN (Persero) Suroso Isnandar melakukan kunjungan kerja ke Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Tambak Lorok di Semarang, Jawa Tengah. Kunjungan perdana Suroso sebagai Direktur Utama PLN ke pembangkit yang dikelola PT PLN Indonesia Power (PLN IP) itu bertujuan memastikan kesiapan operasional pembangkit dalam menjaga keandalan pasokan listrik.
Dalam kunjungan tersebut, Suroso bersama jajaran meninjau kondisi operasional dan kesiapan pembangkit. PLTGU Tambak Lorok memiliki kapasitas terpasang sebesar 1.697 megawatt (MW) dan menjadi salah satu penopang penting sistem kelistrikan Jawa Tengah, sehingga kesiapannya berperan strategis dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik bagi masyarakat dan sektor produktif.
Suroso menegaskan, keandalan pasokan listrik harus menjadi prioritas dalam setiap langkah dan pengambilan keputusan. Melalui kesiapan pembangkit, penguatan sinergi, dan peningkatan efisiensi, PLN terus berupaya memastikan listrik tersedia secara andal untuk mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.
"Keandalan pasokan listrik harus menjadi prioritas dalam setiap langkah dan pengambilan keputusan. Melalui kesiapan pembangkit, penguatan sinergi, dan peningkatan efisiensi, PLN terus berupaya memastikan listrik tersedia secara andal untuk mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi," ujar Suroso dalam keterangan tertulis, Rabu (4/11/2026).
Dalam kesempatan itu, Suroso juga menyampaikan filosofi Jawa, "Sangkan Paraning Dumadi, kita tidak boleh lupa asal-usul kita." Filosofi tersebut dimaknai bahwa setiap langkah kemajuan perlu senantiasa berpijak pada jati diri dan tujuan utama, yakni menghadirkan energi listrik yang andal bagi kehidupan dan kemajuan bangsa.
Komitmen menjaga keandalan pasokan juga menjadi fokus PLN Indonesia Power sebagai pengelola pembangkit. Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta menyampaikan, kesiapan operasional, penguatan kompetensi insan perusahaan, serta peningkatan efisiensi menjadi aspek penting dalam menjaga performa pembangkit sekaligus menjawab kebutuhan listrik yang terus berkembang.
"Bagi PLN Indonesia Power, menjaga keandalan pembangkit bukan hanya tentang memastikan mesin beroperasi dengan baik, tetapi juga menjalankan tanggung jawab untuk mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi," ujar Bernadus.
PLTGU Tambak Lorok dikelola PLN Indonesia Power melalui Unit Pembangkitan (UP) Semarang, yang menjalankan operasional pembangkit secara menyeluruh, mulai dari pengoperasian dan pemeliharaan unit, pengelolaan sistem bahan bakar, hingga kesiapan sumber daya manusia. Kesiapan pembangkit menjadi semakin penting pada momen kebutuhan listrik meningkat, seperti periode siaga, karena pasokan listrik harus tetap terjaga dalam kondisi apa pun.
Kunjungan tersebut turut didampingi Direktur Operasi Pembangkit Gas PLN Indonesia Power Daniel Eliawardhana, Sekretaris Perusahaan PLN Indonesia Power Agung Siswanto, General Manager PLN UID Jawa Tengah Bramantyo Anggun Pambudi, serta General Manager UIP JBT Kishartano Purnomo Putro. Momentum ini sekaligus memperkuat koordinasi dan sinergi antarentitas PLN Group dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan serta mendukung pertumbuhan ekonomi.
Melalui pengelolaan pembangkit yang andal dan penguatan sinergi di lingkungan PLN Group, PLN Indonesia Power terus berupaya mendukung ketahanan energi nasional. Langkah ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menghadirkan pasokan listrik yang berkualitas sekaligus berkontribusi dalam mendorong transisi energi menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.
Sumber: MetroTVNews.com, Wartakota.tribunnews.com