Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

IPM Jawa Tengah Tembus 75,31 pada 2026, Naik 0,54 Poin

M teguh•
Jateng Pantura

Foto: IDN Times

Suarapantura.com - Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jawa Tengah pada 2026 mencapai 75,31. Angka tersebut naik 0,54 poin dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang sebesar 74,77, dan menempatkan Jawa Tengah dalam kategori tinggi.

Data tersebut dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada Jumat (6/11/2026). Dalam rilis yang sama, BPS mencatat IPM Indonesia secara nasional mencapai 76,69 pada 2026, juga dalam kategori tinggi.

Kepala BPS Jawa Tengah, Endang Tri Wahyuningsih, menjelaskan bahwa IPM disusun dari tiga dimensi utama, yakni umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, serta standar hidup layak. Dimensi kesehatan diukur melalui umur harapan hidup saat lahir, dimensi pengetahuan melalui harapan lama sekolah dan rata-rata lama sekolah, sedangkan standar hidup layak diukur dari pengeluaran per kapita yang disesuaikan.

KA Pandawa Yogyakarta–Semarang Beroperasi 1 Desember, Perjalanan KA di Jateng Bertambah
Baca Juga · Jateng Pantura
KA Pandawa Yogyakarta–Semarang Beroperasi 1 Desember, Perjalanan KA di Jateng Bertambah

Menurut Endang, perbaikan pada ketiga dimensi tersebut ikut mendorong kenaikan IPM Jawa Tengah. Ia menyebut program cek kesehatan gratis (CKG) sebagai salah satu program pemerintah yang berperan, karena memberikan layanan pemeriksaan kesehatan secara berkala kepada masyarakat.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan, salah satunya melalui program sekolah gratis bagi siswa SMA, SMK, dan SLB negeri. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan angka partisipasi sekolah dan lama sekolah masyarakat Jawa Tengah, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Upah Buruh Jateng Terendah se-Indonesia, Rata-rata Hanya Rp2,54 Juta per Bulan
Baca Juga · Jateng Pantura
Upah Buruh Jateng Terendah se-Indonesia, Rata-rata Hanya Rp2,54 Juta per Bulan

"Sekolah gratis adalah wujud komitmen kami untuk memastikan tidak ada anak Jawa Tengah yang putus sekolah karena alasan biaya. Pendidikan yang baik adalah fondasi utama untuk membangun sumber daya manusia," kata Luthfi.

Program cek kesehatan gratis sendiri mencatat capaian tinggi di Jawa Tengah. Hingga Oktober 2026, sekitar 18 juta penduduk Jawa Tengah telah mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis, tertinggi dibandingkan provinsi lain di Indonesia.

BI Jateng Intervensi Rantai Pasok Pangan, Jaga Inflasi Jelang Natal dan Tahun Baru
Baca Juga · Jateng Pantura
BI Jateng Intervensi Rantai Pasok Pangan, Jaga Inflasi Jelang Natal dan Tahun Baru

Meski naik, IPM Jawa Tengah sebesar 75,31 masih berada di bawah rata-rata nasional yang mencapai 76,69. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyatakan akan terus memperkuat program di bidang kesehatan dan pendidikan agar capaian pembangunan manusia di provinsi ini terus meningkat.

Sumber: IDN Times dan BPS.

Tags:
#jawa tengah#ipm#bps#cek kesehatan gratis#sekolah gratis#ahmad luthfi
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…