SuaraPantura.com - Usai satu bulan pencarian, pelaku pembunuhan Rika Indriyeni kini telah tertangkap.
Polisi akhirnya mampu melacak dan mendapatkan ciri-ciri pelaku yang mengarah pada AM (26).
AM merupakan warga Desa Sidorejo, Kecamatan Ulujami, Kanupaten Pemalang.
Untuk memastikannya, Wakapolres Pemalang Kompol Gunawan Wibisono melakukan penyamaran dan menemui AM di rumahnya.
Saat itu Kompol Gunawan menyamar menjadi petugas survey dan mencocokkan ciri fisik pelaku.
Saat menyamar itulah Kompol Gunawan ditemui oleh Pelaku dan Ibunya.
Kemudian Kompul Gunawan melakukan pendataan tanya jawab kepada pelaku.
Setelah dipastikan sesuai, kemudian polisi melakukan penangkapan terhadap pelaku.
Polisi kemudian menangkap pelaku pembunuhan yang diduga melakukan tindak pidana pembunuhan atau pencurian dengan kekerasan pada korban.
Terungkap, Pelaku berinisial AM (26) yang diketahui mengenal korban melalui Medsos.
"Tersangka berkenalan dengan korban, menggunakan akun medsos samaran yang mencantumkan nama dan foto profil bukan sebenarnya atau tidak sesuai identitas tersangka," ungkap Kapolres Pemalang AKBP Yovan.
Selanjutnya usai tersangka dan korban janjian bertemu untuk jalan-jalan dengan sepeda motor milik korban.
Tersangka kemudian membawa korban ke sebuah tempat yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) yakni di sebuah perkebunan Desa Sidorejo Kecamatan Comal.
Saat itu tersangka masih mengenakan masker dan korban meminta tersangka membuka maskernya.
Karena panik wajah aslinya terungkap, tersangka kemudian membekap korban hingga meninggal.
Sebelumnya, Penemuan mayat berseragam pramuka menggegerkan warga Pemalang dan sekitarnya pada Selasa, 22 Agustus lalu.
Dari lokasi penemuan korban, ada sarung berisi tiga batu besar yang diduga sebagai upaya penenggelaman mayat korban.
Ada tiga batu besar yang diikatkan di sarung terkait di leher Rika. Tapi jasad kemudian terapung.
Polisi sudah memeriksa seragam pramuka itu. Tertera di situ: “Gudep 27.05.208” Artinya, Gugus Depan dan kode. Setelah dilacak polisi, kode Gudep itu milik SMA Negeri 1 Petarukan, Kabupaten Pemalang.
Pihak sekolah sendiri telah melakukan pendataan terkait kesiswaan dan tak ditemukan laporan adanya siswi yang hilang, jelas saja karena korban juga bukan pelajar.
Rika beralamat di Dukuh Gombong RT 2 RW 8, Desa Bulak Pelem, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan yang berprofesi sebagai karyawan RM Padang dekat tempat tinggalnya.***