SuaraPantura.com - Kabar tak sedap datang dari dunia malam di Kabupaten Pemalang.
Pasalnya SF (30) seorang warga Desa Kesesi Kecamatan Kesesi Kabupaten Pekalongan tewas saat menikmati hiburan malam karaoke di Pemalang.
Safrudin yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang parkir di Pasar Kesesi iti tewas dengan kondisi luka di leher saat berada di kafe karaoke di Cafe Karaoke Wadas Putri Ayu Desa Jatiroyo, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang.
Seorang saksi yang berprofesi sebagai LC atau pemandu lagu, Novi menceritakan bahwa dirinya masuk ke ruangan karaoke menemani tamu sekitar pukul 03.00 dini hari Rabu.
Dalam ruangan tersebut setidaknya ada sekitar 8 orang tamu.
Kemudian tiba-tiba, kata Novi, tiga orang keluar ruangan yakni korban dan kedua terduga pelaku. Ketiganya tampak ribut di luar ruangan.
Di hadapan awak media, Novi mengaku tidak tahu persis kejadian penganiayaannya. Sebab, dia tengah menemani rekan-rekan korban yang masih karaokean di dalam.
Meski tak melihat langsung keributan di luar Novi meyebut bahwa dirinya melihat saat korban masuk ke ruangan karaoke dengan kondisi leher menyemburkan darah.
Korban juga disebut sempat meminta tolong kemudian terjatuh di lokasi.
"Dia minta tolong, posisinya korban pegang botol di leher, terus keluar darah" terang Novi.
Korban sempat mendapatkan perawatan di RSUD Kesesi sebelum akhirnya meninggal dunia.
Semwntara itu, Kasi Humas Polres Pemalang, Iptu Widodo Apriyanto menyatakan pihaknya telah mendapat laporan terkait peristiwa tersebut.
Pihaknya menyebut kasus itu masih dalam penyelidikan.
***