SuaraPantura.com - Pembuatan patung sosok persiden pertama Indonesia Ir. Soekarno saat ini sedang berjalan di tengah pemukiman Jalan Bengawan Solo, Kelurahan Kebondalem, tepatnya di depan rumah ketua DPRD Kabupaten Pemalang,
Meski pembangunan patung tidak berpolemik seperti di Kota Bandung, Jawa Barat, tetapi proses pembangunannya diakui oleh pematung 3 kali lebih lama dari jadwal sebelumnya karena pematung mengaku sering didatangi mendiang Soekarno dalam mimpinya.
Patung Ir. Soekarno dengan tinggi hampir 8 meter itu berdiri kokoh dilahan seluas 500 meter persegi milik Ketua DPRD Kabupaten Pemalang, Tatang Kirana, dengan biaya puluhan juta rupiah.
Seorang seniman patung asal Desa Sidorejo, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, Untung (50) menceritakan, progres pembuatan patung Soekarno itu hingga kini masih 60 persen, dan diakui waktu pembuatannya 3 kali lebih lama dari jadwal yang direncanakan.
"Banyak kesulitan yang dihadapi saat membuat patung, mulai dari mimpi didatangi mendiang Soekarno, dan juga diganggu oleh banyak makhluk astral lainya", ujar Untung. Sabtu 19 Agustus 2023.
Kemudian dalam mimpi tersebut mendiang Persiden pertama Indonesia Ir. Soekarno berpesan "Silahkan saja membuat patung yang baik, tetapi ingat tidak boleh seperti aslinya" kata Untung menirukan perkataan sosok mediang Soekarno dalam mimpinya.
Padahal menurut Untung, pekerjaan sebagai pematung dengan tingkat kesulitan tinggi pun biasanya hanya dikerjakan paling lama 1,6 bulan. Tetapi dalam pekerjaan patung Soekarno itu seringkali buyar dalam peroses membentuk tangan dan kepala patung.
Meski begitu, Untung yang mengaku keahliannya turun temurun dari orang tuanya itu tidak menyerah dan menyerahkan sepenuhnya kepada tuhan.
"Saya bisa membuat kerajinan patung itu dari bapak saya, salah satunya yang pernah membuat patung sejarah yang sempat terpampang di tengah alun-alun kota Pemalang", terangnya.
Sementara itu, Tatang Kirana berkeinginan adanya patung Ir. Soekarno untuk mengingatkan kembali sosok Presiden Republik Indonesia yang pertama, figur sosok yang gagah dan tegas dalam situasi apapun.
"Banyak filosofi yang terkandung dalam patung itu, sengaja saya desain berdiri tegak dengan tangan Kakan menunjuk lurus ke depan karena sikap ketegasan Soekarno dalam memimpin republik ini," ungkapnya.
Politisi PDI Perjuangan tersebut juga blak-blakan mengenai biaya yang dikeluarkan dalam pembangunan patung Soekarno. Menurutnya tidak mencapai melebihi dari Rp 50 juta rupiah.
"Biaya tidak nyampe ratusan juta seperti pada umumnya, cuma puluhan juta saja," tutupnya.***(Abimanyu)