Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Mayat Berseragam Pramuka Tak Kenakan Pakaian Dalam Saat Ditemukan, Ada Sarung Berisi Batu Dekat TKP

Tim Suara Pantura 01•
Jateng Pantura

SuaraPantura.com - Mayat berseragam Pramuka menggegerkan warga Pemalang usai ditemukan.

Mayat tersebut ditemukan di saluran sungai tambak Desa Blendung Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang oleh seorang petambak ikan pada Selasa, 22 Agustus lalu.

Sempat dikira boneka oleh warga, ternyata yang mengambang di sungai Desa Blendung, Kecamatan Ulujami, Pemalang adalah sesosok mayat gadis berseragam Pramuka.

Hal itu disampaikan oleh Agus, salah satu warga setempat yang sempat dilapori oleh seseorang yang menemukan mayat tersebut.

Warga pun geger atas penemuan mayat tersebut kemudian melaporkannya ke pihak kepolisian.

Menurut Agus, mayat gadis berseragam Pramuka tersebut terdapat luka di beberapa bagian tubuhnya.

Tidak jauh penemuan mayat tersebut, ditemukan pula sarung yang dibanduli (dipasangi) batu.

Selain itu, mayat ditemukan dengan kondisi mengenaskan dengan beberapa luka di tubuhnya.

Mayat tersebut juga diketahui tidak mengenakan pakaian dalam.

Banyak yang menduga bahwa mayat tersebut sengaja dibunuh dan ditenggelamkan.

Mayat tersebut pun kemudian langsung dievakuasi ke RSUD M Azhari Pemalang untuk diidentifikasi.

Solo Luncurkan Aplikasi Food Sharing, Pangan Layak Konsumsi Tak Lagi Terbuang
Baca Juga · Jateng Pantura
Solo Luncurkan Aplikasi Food Sharing, Pangan Layak Konsumsi Tak Lagi Terbuang

1. Asal Seragam Pramuka Korban

Ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Pemalang Sukarso pun buka suara mengenai seragam pramuka yang dikenakan mayat tersebut.

Diketahui, Gudep yang tertempel pada baju Pramuka korban tertulis 27.05.208.

Sujarso pun memastikan bahwa pemilik Gudep 27.05.208 merupakan Gugus dari sekolah SMA Negeri 1 Petarukan.

Meski begitu, pihak sekolah telah melakukan pendataan terkait kesiswaan dan tak ditemukan lapiran adanya siswi yang hilang.

2. Awal Mula Ditemukan

Awalnya, mayat tersebut sempat dikira boneka oleh warga.

Namun ternyata yang mengambang di sungai Desa Blendung, Kecamatan Ulujami, Pemalang tersebut adalah sesosok mayat gadis berseragam Pramuka.

Hal itu disampaikan oleh Agus, salah satu warga setempat yang sempat dilapori oleh seseorang yang menemukan mayat tersebut.

Warga pun geger atas penemuan mayat tersebut kemudian melaporkannya ke pihak kepolisian.

9 Hari Porprov Jateng 2026: 157 Atlet Jalani Rawat Jalan, 22 Dirujuk ke Rumah Sakit
Baca Juga · Jateng Pantura
9 Hari Porprov Jateng 2026: 157 Atlet Jalani Rawat Jalan, 22 Dirujuk ke Rumah Sakit

Menurut Agus, mayat gadis berseragam Pramuka tersebut terdapat luka di beberapa bagian tubuhnya.

Tidak jauh penemuan mayat tersebut, ditemukan pula  sarung yang dibanduli (dipasangi) batu.

Banyak yang menduga bahwa mayat tersebut sengaja dibunuh dan ditenggelamkan.

Mayat tersebut pun kemudian langsung dievakuasi ke RSUD M Azhari Pemalang untuk diidentifikasi.

3. Identitas Korban Terungkap

Hasil identifikasi dan autopsi pada Rabu, 23 Agustus dini hari diketahui bahwa mayat berseragam Pramuka tersebut bernama Rika Indriyani, 20 tahun warga dukuh Gombong RT 02/8 Desa Bulakpelem kecamatan Sragi kabupaten Pekalongan yang sebelumnya diberitakan hilang.

Korban merupakan anak ke-5 dari pasangan Danusri dan Wargono yang pada minggu sebelumnya tidak pulang kerumah usai bekerja.

Meskipun ditemukan dengan mengenakan seragam Pramuka, namun Korban diketahui merupakan karyawan sebuah restoran Padang dan bukan pelajar.

Sebelumnya korban keluar rumah dengan mengenakan sepeda motor matic bernomor polisi G 4266 AQB.

Namun pada saat ditemukan jasad korban mengenakan seragam Pramuka serta tidak ditemukan kendaraan korban.

BML Vol. 3 Diluncurkan di Lokananta Solo, Pendaftaran Musisi Dibuka hingga 31 Desember
Baca Juga · Jateng Pantura
BML Vol. 3 Diluncurkan di Lokananta Solo, Pendaftaran Musisi Dibuka hingga 31 Desember

Diduga kuat, korban usai dibunuh oleh pelaku, dikenakan pakaian pramuka untuk menghilangkan jejak atau mengelabuhi petugas.

4. Kakak Korban yang Pertama Kali Mengenali Korban

Awal mula jenazah mayat berseragam Pramuka itu dikenali adalah saat kakak korban mendatangi RSUD Dr M Ashari Pemalang, pada Selasa 22 Agustus dini hari.

Kakak korban, Kusmiati menuturkan meskipun wajah korban sulit dikenali namun dari anatomi jari tangan dan kaki serta barang bawaan korban, Ia meyakini bahwa mayat tersebut adalah adiknya yang bernama Rika Indriyani.

Rika sendiri diketahui meninggalkan rumah pada Minggu, 20 Agustus malam.

Kusmiati beberapa kali keluar masuk kamar jenazah dan memastikan bahwa itu memang benar adiknya.

Pihak keluarga sendiri merasa heran tatkala sang adik ditemukan dalam kondisi mengenakan seragam Pramuka padahal sang adik sudah tidak sekolah.

Motor dengan nomor polisi G 4266 AQB, uang dan tas korban yang berisi identitas yang dibawa korban pun raib.

Hingga saat ini polisi terus bekerja keras menggali danengungkap kasus ini.***

Tags:
#pakaian dalam#pelaku#mayat berseragam pramuka
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…