Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Jelang 10 Hari, Pelaku Pembunuhan Wanita Berseragam Pramuka di Pemalang Belum Terungkap

Tim Suara Pantura 01•
Jateng Pantura

SuaraPantura.com - Jelang 10 hari pasca ditemukan, pelaku penbunuhan wanita berseragam Pramuka yang ditemukan pada 22 Agustus lalu belum terungkap.

Meski begitu, pihak kepolisian terus mendalami kasus itu. Bahkan Pokda Jateng ikut turun tangan memecahkan kasus ini.

Polda Jateng juga sudah turun tangan membantu pengungkapan kasus ini terutama dalam hal IT-nya.

Sejauh ini setidaknya sudah ada 11 saksi yang diperiksa oleh pihak kepolisian.

Hal ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Satake Bayu Setianto.

"Sudah ada 11 saksi yang diperiksa," ungkapnya.

Namun Ia belum menjelaskan secara rinci siapa saja saksi yang sudah diperiksa.

Verifikasi KDKMP Jateng Tembus 95 Persen, Pemprov Kejar Sisa Data dan Perkuat Pengelola
Baca Juga · Jateng Pantura
Verifikasi KDKMP Jateng Tembus 95 Persen, Pemprov Kejar Sisa Data dan Perkuat Pengelola

Polisi menyebut berdasarkan hasil autopsi bahwa korban meninggal karena kekerasan benda tumpul di bagian kepala sehingga menyebabkan pendarahan otak.

Selain itu korban juga dibekap hingga mati lemas.

"Hasil autopsi meninggal karena kekerasan benda tumpul pada kepala mengakibatkan pendarahan otak dan bekap yang mengakibatkan mati lemas," ungkap Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Satake Bayu Setianto.

Sebelumnya, Warga geger atas penemuan mayat berseragam Pramuka di saluran sungai areal tambak Desa Blendung Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang.

Warga tersebut kemudian melaporkannya ke pihak kepolisian.

Mayat yang ditemukan dalam keadaan berseragam Pramuka pun sempat membingungkan aparat.

Solo Luncurkan Aplikasi Food Sharing, Pangan Layak Konsumsi Tak Lagi Terbuang
Baca Juga · Jateng Pantura
Solo Luncurkan Aplikasi Food Sharing, Pangan Layak Konsumsi Tak Lagi Terbuang

Misteri asal seragam pramuka korban pun sempat menjadi perhatian.

Ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Pemalang Sukarso pun buka suara mengenai seragam pramuka yang dikenakan mayat tersebut.

Diketahui, Gudep yang tertempel pada baju Pramuka korban tertulis 27.05.208.

Sujarso pun memastikan bahwa pemilik Gudep 27.05.208 merupakan Gugus dari sekolah SMA Negeri 1 Petarukan.

Meski begitu, pihak sekolah telah melakukan pendataan terkait kesiswaan dan tak ditemukan lapiran adanya siswi yang hilang.

Hingga akhirnya, hasil identifikasi dan autopsi pun terkuak pada Rabu, 23 Agustus dini hari.

9 Hari Porprov Jateng 2026: 157 Atlet Jalani Rawat Jalan, 22 Dirujuk ke Rumah Sakit
Baca Juga · Jateng Pantura
9 Hari Porprov Jateng 2026: 157 Atlet Jalani Rawat Jalan, 22 Dirujuk ke Rumah Sakit

Diketahui bahwa mayat berseragam Pramuka tersebut bernama Rika Indriyani, 20 tahun warga dukuh Gombong RT 02/8 Desa Bulakpelem kecamatan Sragi kabupaten Pekalongan yang sebelumnya diberitakan hilang.

Rika sendiri diketahui meninggalkan rumah pada Minggu, 20 Agustus malam.

Kakak korban yang mencari korban sempat menanyakan ke rekan kerja korban.

Dari pengakuan rekan kerja korban, korban berpamitan akan jalan-jalan seusai melakukan pekerjaan.

Setelah itu tak ada kabar lagi tentang keberadaan Rika hingga ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Pihak keluarga sendiri merasa heran tatkala sang adik ditemukan dalam kondisi mengenakan seragam Pramuka padahal sang adik sudah tidak sekolah.

Motor dengan nomor polisi G 4266 AQB, uang dan tas korban yang berisi identitas yang dibawa korban pun raib.***

Tags:
#berseragam pramuka#pelaku pembunuhan#mayat#pekalongan#pemalang#wanita
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…