Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Sadis! Seorang Anak Berusia 8 Tahun di Semarang Meninggal Karena Ayah Kandungnya..

Lovqiansyah Aladiyat N•
Jateng Pantura

SuaraPantura.com – Seorang pria berumur 41 tahun ditangkap pihak kepolisian lantaran tega mencabuli anak kandungnya sendiri yang masih berusia depalan tahun.

Pelampiasan nafsu bejad WD, membuat sang putri harus menghembuskan nafas terakhir untuk selama lamanya.
Meski sempat menolak dan menghalau, namun tenaganya tak mampu mengalahkan perbuatan keji ayahnya.

Ditengah kondisi tubuh yang demam, ia harus melayani perbuatan nista tersebut.
Hingga akhirnya korban pun meninggal setelah sebelumnya sempat mengalami kejang kejang selama satu jam.

Dilansir dari akun IG @memomedsos Selasa, 22 Maret 2022 diketahui korban dikebumikan pada Sabtu, 19 maret 2022. Namun, polisi mendapat laporan bahwa kematian korban tidaklah wajar.

Warga Silurah Batang Kembali Gelar Nyadran Gunung, Lestarikan Tradisi Ratusan Tahun
Baca Juga · Jateng Pantura
Warga Silurah Batang Kembali Gelar Nyadran Gunung, Lestarikan Tradisi Ratusan Tahun

"Dalam surat keterangan dokter ada kematian kurang wajar dengan tanda kekerasan di vagina dan dubur. Dari adanya itu kita buatkan laporan polisi, sementara kondisi korban sudah dimakamkan. Dengan adanya dugaan kematian tidak wajar lakukan pembongkaran makam dan otopsi pada pukul 21.40 WIB hari itu juga. Terbukti adanya kematian yang diakibatkan kekerasan seksual. Lalu kita amankan pelaku," jelas Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Sardo Lumbantoruan

Sebelum semuanya terungkap, diketahui kalau 5 tahun yang lalu pelaku dengan ibu korban telah resmi bercerai.

Ketiga anak hasil perkawinan tersebut ikut hidup bersama ibunya, sedangkan sang ayah hidup sendiri indekos di daerah Tlogosari, Pedurungan Semarang.

Wali Kota Solo Desak Persis Lunasi Tunggakan Rp3,21 Miliar, Manajemen Minta Samakan Hitungan
Baca Juga · Jateng Pantura
Wali Kota Solo Desak Persis Lunasi Tunggakan Rp3,21 Miliar, Manajemen Minta Samakan Hitungan

Meski begitu, korban bersama ibunya masih sering menengok pelaku.

Diketahui kejadian bermula saat sang korban dititipkan kepada pelaku di rumah indekos Jumat, 18 Maret 2022.

Karena kerap bertemu sebelumnya, ibu korban tak menaruh rasa curiga apapun pada mantan suaminya itu.

Kapolda Jateng Ajak Warga Jaga Damai Jelang Konser Andrea Bocelli di Borobudur
Baca Juga · Jateng Pantura
Kapolda Jateng Ajak Warga Jaga Damai Jelang Konser Andrea Bocelli di Borobudur

Tak lama setelah ditinggal, pelaku mulai melancarkan aksi bejatnya tersebut. Dalam keadaan lemah tak berdaya itulah, sang anak harus pasrah menerima kekejaman pelaku.

Perbuatannya bahkan diteruskan hingga korban mengalami kejang kejang.

"Memang pada hari itu pelaku melakukan hubungan seksual. Anaknya kejang sejam atau dua jam saat itu. Lalu dibawa lah anak itu ke sebuah klinik oleh klinik diminta ke rumah sakit yang lebih besar. Tapi anaknya ternyata sudah meninggal dunia," tambah Donny
***

Tags:
#semarang#ayah cabuli anak
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…