Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Pecinta Astronomi Pasti Menanti Fenomena Langka ini: Strawberry Supermoon, Micro Moon, dan Full Buck Supermoon

Novia Fuji Astuti•
Jateng Pantura

SuaraPantura.com- Sadar atau tidak beberapa hari terakhir ini kenampakan Bulan pada malam hari terlihat sangat indah. Jika Anda belum menyadari, coba lihat dengan mata kepala sendiri kenampakan Bulan malam ini.

Tanpa perlu alat bantu, Anda bisa menyaksikan fenomena spesial Bulan Purnama Stroberi Super, Stroberi Mikro, dan Purnama Rusa Super kurun waktu 14 Juni hingga 14 Juli.

Ketiga fenomena langka ini bisa disaksikan di seluruh Indonesia. Tentunya fenomena akan terlihat jelas apabila cuaca dalam kondisi cerah.

Bulan Purnama Stroberi Super (Full Strawberry Supermoon) pada 14 Juni 2022 mulai pukul 18.51 WIB / 19.51 WITA / 20.51 WIT

Verifikasi KDKMP Jateng Tembus 95 Persen, Pemprov Kejar Sisa Data dan Perkuat Pengelola
Baca Juga · Jateng Pantura
Verifikasi KDKMP Jateng Tembus 95 Persen, Pemprov Kejar Sisa Data dan Perkuat Pengelola

Bulan Baru Stroberi Mikro (New Strawberry Micromoon) pada 29 Juni 2022 pukul 09.52 WIB / 10.52 WITA / 11.51 WIT

Purnama Rusa Super (Full Buck Supermoon) pada 14 Juli 2022 pukul 01.57 WIB/ 02.57 WITA / 03.57 WIT.

Peneliti Pusat Riset Antariksa BRIN, Andi Pangerang mengatakan fenomena langka ini bisa disaksikan dengan mata telanjang tanpa alat bantu apapun.

Solo Luncurkan Aplikasi Food Sharing, Pangan Layak Konsumsi Tak Lagi Terbuang
Baca Juga · Jateng Pantura
Solo Luncurkan Aplikasi Food Sharing, Pangan Layak Konsumsi Tak Lagi Terbuang

"Untuk menyaksikan fenomena ini, masyarakat cukup arahkan pandangan sesuai arah terbit hingga terbenamnya bulan pada waktu yang telah ditentukan sebelumnya. Fenomena ini bisa diamati tanpa perlu bantuan alat optik apapun, kecuali jika ingin mengabadikannya dalam bentuk foto ataupun video," tuturnya.

Andi menuturkan penamaan tiga fenomena antariksa itu berasal dari Almanak Petani Amerika (The Farmer’s Almanac). Pada Juni dilakukan panen stroberi, sedangkan pada Juli rusa jantan muda mulai tumbuh tanduknya.

"Jadi penamaan ini sebenarnya berasal dari penanda musim dan perilaku hewan yang timbul pada musim-musim tertentu bagi penduduk asli Amerika," ujar Andi.

9 Hari Porprov Jateng 2026: 157 Atlet Jalani Rawat Jalan, 22 Dirujuk ke Rumah Sakit
Baca Juga · Jateng Pantura
9 Hari Porprov Jateng 2026: 157 Atlet Jalani Rawat Jalan, 22 Dirujuk ke Rumah Sakit

Fenomena itu terakhir kali terjadi pada 2004 dan 2013.

Dengan demikian, fenomena tersebut terjadi setiap sembilan tahun sekali, sehingga fenomena itu akan terjadi kembali pada 2031 dan 2040. ***

Tags:
#indonesia#fenomena#supermoon#malam hari#fenomena langka#purnama stroberi super#purnama rusa super
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…