SuaraPantura.com - Polemik penggantian slogan Kabupaten Pemalang di gapura Pemalang kini terus berlanjut.
Usai ramai diperbincangkan di media sosial dan dikomentari beberapa tokoh, kini Pemerintah Kabupaten Pemalang melakukan klarifikasi.
Hal itu ditayangkan melalui laman media sosial Pemerintah Kabupaten Pemalang yang diunggah pada Senin, 4 Juli 2022.
Adapun isi klarifikasi dari Pemerintah Kabupaten Pemalang adalah sebagai berikut :
Menanggapi ramainya di media sosial terkait slogan Pemalang IKHLAS.
Pemalang IKHLAS (Indah, Komunikatif, Hijau, Lancar, Aman dan Sehat) merupakan Motto Pembangunan Kabupaten Pemalang yang ditetapkan dengan Perda Kabupaten Daerah Tingkat II Pemalang Nomor 11 Tahun 1990 tentang Motto Pembangunan Daerah Kabupaten Pemalang. Kemudian diundangkan dalam Lembaran Daerah Kabupaten Dati II Pemalang Nomor 6 Tahun 1991.
Pemerintah Kabupaten Pemalang sekarang ini tidak bermaksud menghilangkan Motto Pemalang IKHLAS. Adapun Pemalang AMAN (Adil, Makmur, Agamis dan Ngangeni) merupakan Visi/Misi Kabupaten Pemalang sesuai Perda No. 6 tentang RPJMD Kabupaten Pemalang Tahun 2021-2026. Pemasangan tulisan AMAN di gapura perbatasan merupakan upaya untuk mensosialisasikan Visi/Misi Kabupaten Pemalang kepada masyarakat. Dan tidak menghilangkan Pemalang IKHLAS yang telah menjadi Motto Pembangunan Kabupaten Pemalang selama ini.
Terima kasih atas kritik dan saran yang diberikan, masukan dari warga Pemalang tentu akan menjadi bahan pertimbangan dalam pembangunan Kabupaten Pemalang agar menjadikan Pemalang yang AMAN Adil, Makmur, Agamis dan Ngangeni.
Postingan ini pun kemudian ramai dan justru menjadi bulan-bulanan nitizen.
"HANCURNYA SEBUAH NEGARA ADALAH HILANGNYA SEJARAH.... semoga paham..!!!" Komen akun facebook Heri S***no.
Akun lain juga tak kalah keras menanggapi potingan Pemkab Pemalang ini,
" adil soko endi. makmur soko endi. agamis soko endi, apane sing ngangenin. mikir yen pan gawe slogan min sarimin.(Adil dari mana, agamis dari mana, apanya yang ngangenin. Mikir kalo bikin slogan min sarimin)" tulis akun Kawaragi Sen**.
Namun ada juga nitizen yang mencoba bijaksana.
" Mungkin Banyak masyarakat yang belum siap menerima itu,dengan kondisi Jalan rusak yg belum Semuanya Baik dan perubahan perubahan lainya yg di inginkan masyarakat...Dan Mungkin Kalau jalan jalan kususnya di wilayah Pemalang kondisi baik,Mungkin Akan Aman di lalui para petani,pedagang,anak sekolah,Ibu hamil,Lansia,dll.." tulis akun Roy Su*****.
***