Penulis: Dien Wahyu Adiningtyas
Mahasiswa UIN Walisongo Semarang
SuaraPantura.com - Kegiatan KKN Reguler 79 Posko 54 UIN Walisongo Semarang yang bertempat di Desa Tegalwaton, Dusun Rekesan, tengah menjalankan beberapa program kerja.
Salah satunya adalah berpartisipasi dalam kegiatan belajar dan mengajar tepatnya di TK Tarbiyatul Banin 30, Desa Tegalwaton, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Tidak hanya mengajar, mahasiswa juga menyusun PlayBook sebagai media pembelajaran baru yang memiliki segudang manfaat. PlayBook itu sendiri merupakan buku panduan belajar bagi anak yang tersusun atas beberapa materi dasar seperti pengenalan huruf, angka, anggota tubuh, ekspresi dan lainnya yang didesain sedemikian rupa agar lebih menarik untuk anak anak.
Kegiatan ini terdengar sangat sederhana, namun hanya dengan PlayBook, banyak manfaat yang diperoleh baik itu untuk anak, guru dan orang tua.
Salah satu penyusun memaparkan tujuan dari PlayBook selain untuk meningkatkan minat belajar, dapat pula digunakan sebagai media pengukur kemampuan pada proses tumbuh kembang anak.
"Playbook juga berfungsi untuk mengetahui tingkat keterampilan motorik lunak dan motorik kasar serta melatih kemampuan berbicara anak, karena didalamnya terdapat gambar gambar tertentu yang menstimulasi anak untuk bercerita. Terlebih dengan bercerita, kemampuan berpikir kreatif anak pun juga dapat terasah," kata Dien Wahyu Adiningtyas selaku penyusun.
Program ini disambut dengan sangat baik oleh guru maupun anak anak, karena metode ini terbilang baru dan belum pernah dicoba sebelumnya.
"Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi instansi, guru dan anak anak. Anak anak jadi lebih bersemangat mengikuti pelajaran dan guru juga memperoleh ide baru dalam mengajar anak dengan metode yang anak sukai," kata Ibu Mulyani selaku Kepala Sekolah Tarbiyatul Banin 30 Tegalwaton.
Dengan demikian sangat penting untuk menyediakan media pembelajaran yang menarik bagi anak, mengingat saat ini perkembangan digital semakin pesat dan ketertarikan anak pada hal hal yang berkaitan dengan teknologi semakin tinggi.
Hal ini kemungkinan besar membuat minat anak untuk belajar semakin menurun. Oleh karena itulah PlayBook dibuat guna membangun semangat dan minat belajar anak sehingga prestasi belajar anak pun akan maksimal.
Selain itu dengan adanya PlayBook dapat diketahui pula aspek-aspek perkembangan lainnya pada anak, sehingga guru maupun orang tua mampu menyediakan fasilitas fasilitas tertentu yang dapat menunjang proses tumbuh kembang anak.***