Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Gencarkan Melek Literasi Keuangan, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Adakan Sosialisasi pada Ibu-ibu PKK

Tim Suara Pantura 02•
Jateng Pantura

Penulis: Syahrul Wibowo
Mahasiswa UIN Walisongo Semarang

SuaraPantura.com - Mahasiswa KKN Kelompok 47 UIN Walisongo Semarang gelar sosialisasi mengenai literasi keuangan. Kegiatan ini ditujukan kepada ibu-ibu PKK Dusun Krajan. Bertempat di rumah Ibu Juwariyah Dusun Krajan RT 10 Desa Regunung, Minggu 30 Oktober 2022.

Kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada Ibu-ibu PKK mengenai pengelolaan keuangan. Kegiatan ini bertemakan "saving and Investment in islam" dengan pemateri dari mahasiswa KKN UIN Walisongo kelompok 47 yaitu Syahrul Wibowo.

Solo Luncurkan Aplikasi Food Sharing, Pangan Layak Konsumsi Tak Lagi Terbuang
Baca Juga · Jateng Pantura
Solo Luncurkan Aplikasi Food Sharing, Pangan Layak Konsumsi Tak Lagi Terbuang

Pemantik menjelaskan sosialisasi literasi keuangan ini perlu dilakukan untuk menambah pemahaman kepada masyarakat khususnya ibu-ibu utamanya tentang keuangan.

"pentingnya hidup berhemat mendahulukan need (kebutuhan) daripada want (keinginan) agar dapatmenabung dan ber investasi," kata Syahrul.

9 Hari Porprov Jateng 2026: 157 Atlet Jalani Rawat Jalan, 22 Dirujuk ke Rumah Sakit
Baca Juga · Jateng Pantura
9 Hari Porprov Jateng 2026: 157 Atlet Jalani Rawat Jalan, 22 Dirujuk ke Rumah Sakit

Kegiatan sosialisasi literasi ini perlu dilakukan karena keuangan itu tidak akan lepas dari kehidupan masyarakat, terlebih bagi ibu-ibu yang mempunyai usaha. Dengan begini mereka dapat mengetahui bagaimana cara mengelola keuangan yang baik. Mulai dari mengatur pendapatan serta pengeluaran agar tidak terjadi devisit dalam perencanaan anggaran.

Sosialisasi ini mendapat antusias dari ibu-ibu PKK, dimana selama berlangsungnya pemaparan materi banyak ibu-ibu yang bertanya salah satunya ibu Juwariyah anggota PKK Dusun Krajan.

BML Vol. 3 Diluncurkan di Lokananta Solo, Pendaftaran Musisi Dibuka hingga 31 Desember
Baca Juga · Jateng Pantura
BML Vol. 3 Diluncurkan di Lokananta Solo, Pendaftaran Musisi Dibuka hingga 31 Desember

"Bagaimana solusi jika pendapatan lebih besar dari pada pengeluaran? karena saya sering mengalami hal seperti itu, nah mungkin dengan adanya sosialisasi ini saya bisa menemukan solusi yang tepat," tanya Juwariyah.

Pemantik menanggapi pertanyaan tersebut dengan sebuah ungkapan sederhana dan sedikit menggelitik. Yaitu dengan menambah pendapatan sesuai jumlah pengeluaran. Seketika itu peserta PKK tertawa lepas bersama dengan mahasiswa KKN. Kemudian pemantik melanjutkan jawabannya dengan sebuah statemen ringan

"Biasanya... jika pendapatan naik maka pengeluaran juga akan naik. sebaliknya, jika pendapatan sedikit maka pengeluaran akan menurun," terang Syahrul Wibowo.

"Tapi akankah lebih baiknya jika pendapatan naik pengeluaran tidak boleh ikut naik. Sehingga sisa pendapatan dapat digunakan untuk menabung serta investasi. Ditambah para pakar ekonomi mengatakan bahwa akan terjadi stagflasi ditahun 2023, yang mengakibatkan harga-harga naik sementara pendapatan stagnan. Maka perencanaan keuangan yang matang dan baik dapat meminimalisir dampak stagflasi tersebut," tambah pemantik diakhir penyampaian materinya.***

Tags:
#mahasiswa#investasi#semarang#uin walisongo#pkk#kkn#literasi keuangan
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…