Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Mahasiswa KKN Reguler UIN Walisongo Semarang Posko 33 Bantu Puskesmas Suruh Dalam Penyuluhan Penyakit Kusta

Ulul Abshar•
Jateng Pantura

Penulis Berita : Novi Ilmia
Mahasiswi UIN Walisongo Semarang

SuaraPantura.com - Melakukan pencegahan dan pengawasan penyakit Kusta di wilayah Bonomerto, para petugas kesehatan Puskesmas Suruh melakukan penyuluhan dan pemeriksaan penyakit di Balai Desa, Rabu 26 Oktober 2022.

Ibu Linggar selaku Bidan Puskesmas Suruh menjelaskan, Penyuluhan dan Pemeriksaan penyakit Kusta pada warga sekitar bertujuan untuk melakukan penjaringan atas penyakit menular ini, sebelum berkembang dan menularkan kepada orang lain.

Dijelaskan, bagi masyarakat yang berkontak langsung atau disekitar penderita Kusta, disarankan minum obat provilaksis sebulan sekali sebagai antibodi guna mencegah penyebaran kusta. Apabila ada warga yang menderita Kusta bisa langsung melapor ke Puskesmas terdekat, agar bisa segera ditindak lanjuti.

Verifikasi KDKMP Jateng Tembus 95 Persen, Pemprov Kejar Sisa Data dan Perkuat Pengelola
Baca Juga · Jateng Pantura
Verifikasi KDKMP Jateng Tembus 95 Persen, Pemprov Kejar Sisa Data dan Perkuat Pengelola

“Pencegahan Kusta dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan badan, bagi penderita disarankan meminum obat secara teratur, sebab obat Kusta sudah digratiskan oleh pemerintah,” ujar ibu Linggar Selaku bidan Puskesmas Suruh, Senin (29/01).

Adapun Reaksi atau gejala penyakit Kusta sendiri ada dua jenis, yaitu reaksi ringan dan reaksi berat.

1. Reaksi ringan tipe satu: lesi kulit tambah aktif dan menebal, tidak ada nyeri syaraf dan gangguan fungsi.

Solo Luncurkan Aplikasi Food Sharing, Pangan Layak Konsumsi Tak Lagi Terbuang
Baca Juga · Jateng Pantura
Solo Luncurkan Aplikasi Food Sharing, Pangan Layak Konsumsi Tak Lagi Terbuang

2. Reaksi ringan tipe dua: nodul nyeri ketika ditekan, dan hilang dalam waktu 2-3 hari, demam ringan, tidak ada nyeri tekan saraf dan gangguan fungsi, tidak ada gangguan organ tubuh.

3. Reaksi berat tipe satu: lesi kulit merah, terasa panas, sendi sakit, nyeri tekan dan gangguan fungsi saraf.

4. Reaksi berat tipe dua: nodul nyeri tekan jumlah ada lucus, demam berat, nyeri tekan dan gangguan fungsi saraf, peradangan organ tubuh.

9 Hari Porprov Jateng 2026: 157 Atlet Jalani Rawat Jalan, 22 Dirujuk ke Rumah Sakit
Baca Juga · Jateng Pantura
9 Hari Porprov Jateng 2026: 157 Atlet Jalani Rawat Jalan, 22 Dirujuk ke Rumah Sakit

Sosialisasi Kusta dilakukan kepada masyarakat, seperti halnya pada saat posyandu lansia disejumlah Desa dan Kelurahan, sehingga diharapkan masyarakat bisa memberikan informasi kepada keluarga terdekatnya, bahwa kusta bukan penyakit turunan.

Penyakit Kusta bisa disembuhkan, apabila diketahui sejak dini dan langsung diobati, sebab itu dilakukan penjaringan ke warga desa setempat.

"Pengobatan penyakit ini bila dilakukan sejak dini akan lebih mudah untuk disembuhkan". Ujarnya.

“Kami juga bekerjasama dengan Tim Posyandu Desa dan Kelurahan, dalam memberikan penyuluhan kusta kepada masyarakat,” tutup ibu Lingga.***

Tags:
#penyakit#warga#masyarakat#puskesmas#semarang#uin walisongo#kkn#mahasiswi#menular#kusta
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…