SuaraPantura.com - Rumah warga yang berada di Desa Kejene Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang kini rawan longsor.
Pasalnya, longsoran sungai irigasi yang berada di depan rumah warga kini sudah mendekati jarak sekitar 1 meter.
Darsih, salah satu warga yang rumahnya nyaris longsor ini mengaku sudah mengadu ke Kepala Desa Kejene.
Namun menurutnya belum ada tindakan penanganan di lokasi rawan longsor tersebut.
Saat dikonfirmasi pada Rabu, 11 Januari 2023, Kepala Desa Kejene, Yus Sularso menyatakan bahwa telah menganggarkan penanggulangan longsor rumah Darsih tersebut di tahun 2023.
"Klo itu sudah tak anggarkan tahun ini klo tidak ada perubahan," ungkap Yus Sularso kepada redaksi.
Sebelumnya diberitakan, Rumah Darsih, Warga Kejene Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang kini kondisinya nyaris longsor.
Hal ini diakibatkan longsoran tanah di depan rumah tepatnya di samping sungai irigasi yang curam sudah mendekati jarak 1 meter.
Pasalnya, sungai irigasi atau yang sering disebut Curug oleh warga sekitar sekitar kini sudah mengalami abrasi dan memakan daratan di sebelahnya sehingga terjadi longsoran tanah setiap saat mengancam rumah Darsih.
Rumah Darsih tersebut terletak di RT 39 RW 03 Desa Kejene Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang.
Darsih yang kini setiap hari dihantui rasa was-was karena rumahnya terancam longsor.
Saat disambangi oleh tim redaksi Suara Pantura pada Selasa, 10 Januari 2022, Darsih tampak trauma melihat longsoran tanah yang sudah mendekati rumahnya.
Sebab pada saat longsoran pertama, suara longsoran yang keras menurutnya cukup mengagetkan.
"Longsoran pertama keras bunyinya mas, Saya sampe kaget. Sekarang selalu was-was, sebab longsoran sudah deket banget sama rumah," ungkap Darsih dengan wajah berkaca-kaca.
Musim penghujan yang kini masih berlangsung membuat Darsih tak bisa tenang setiap harinya.
Kini Darsih hanya berharap langkah cepat dari pemerintah untuk memperbaiki kondisi tanah yang longsor terkena abrasi.
"Pasrah mas, sudah lapor sana-sini tapi belum ada respon cepat. Padahal longsoran sudah 1 meter dari rumah, tolonglah pihak pemerintah biar segera bergerak," ungkapnya.
***