SuaraPantura.com - Pro Kontra terhadap pembongkaran warung-warung yang ditengarai sebagai sarang aktivitas prostitusi di kawasan Comal Baru kini semakin memanas.
Pasalnya, dua pihak kini sudah saling berhadapan. Ada pihak dari Comal Baru Bersatu yang dikomandoi oleh Andi Rustono menolak keras pembongkaran warung-warung di kawasan tersebut.
Di pihak lain, ada LSM Forum Pekalongan Bangkit yang menyatakan mendukung pihak manajemen PTPN 9.
Diketahui, Warung-warung tersebut berdiri di atas tanah bekas rillban (lori tebu) yang merupakan aset milik PT Perkebunan Nusantara 9.
Aliansi Comal Baru Bersatu menyatakan akan menggelar aksi menolak pembongkaran warung-warung di Comal baru pada 24 Januari 2023.
Mereka memusatkan titik aksi di Gedung DPRD Kabupaten Pemalang dan kantor Adm. PG Sragi.
Mereka menolak pembongkaran warung secara paksa dan menyebut keterlibatan oknum anggota DPRD yang ditengarai menjadi dalang provokatif.
Sementara LSM Forum Pekalongan Bangkit juga menyatakan menolak aksi dari Aliansi Comal Baru Bersatu yang memasuki kawan Pekalongan yakni di kantor Adm. PG Sragi.
Mereka mendukung upaya PTPN 9 ( PG Sragi) dalam upaya pembongkaran warung remang-remang di kawasan tersebut.
Mereka juga meminta pihak Pokres Pekalongan untuk mentertibkan Aksi CB Bersatu agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
***