Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Cewek Cantik Asal Pemalang Ini Ternyata Punya Ilmu Kebatinan, Kini Jadi Pawang Kesenian Jaran Ebeg

Tim Suara Pantura 01•
Jateng Pantura

SuaraPantura.com - Seorang cewek cantik bernama Shely (33) yang berasal dari Belik, Kabupaten Pemalang ini berhasil viral pasca peringatan hari jadi Pemalang.

Pasalnya, aksinya menjadi pawang jaran ebeg ini berhasil memukau penonton di Alun-alun Pemalang.

Bagaimana tidak, diantara para pemain Jaran Ebeg, Shely menjadi perhatian lantaran parasnya nan ayu.

Shely merupakan ketua paguyuban Turonggo Dewi Sinta yang juga merangkap dukun kuda lumping atau pawang.

Solo Luncurkan Aplikasi Food Sharing, Pangan Layak Konsumsi Tak Lagi Terbuang
Baca Juga · Jateng Pantura
Solo Luncurkan Aplikasi Food Sharing, Pangan Layak Konsumsi Tak Lagi Terbuang

Sherly mengaku telah jatuh cinta kepada kuda lumping dari semasa kecil. Kemudian, ia bertekad untuk mengembalikan kejayaan kesenian tradisional yang pernah menjadi hiburan favorit bagi masyarakat Jawa pada masa dulu.

“Saya suka ebeg (kuda lumping) dari dulu. Setelah tahu tentang kebatinan, saya langsung terjun ke lapangan,” kata Shely, Sabtu 21 Januari 2023.

Shely juga mengaku tergerak hati menjaga (nguri-uri) kesenian ini karena sudah mulai terpinggirkan akibat derasnya budaya luar yang masuk ke Tanah Air.

9 Hari Porprov Jateng 2026: 157 Atlet Jalani Rawat Jalan, 22 Dirujuk ke Rumah Sakit
Baca Juga · Jateng Pantura
9 Hari Porprov Jateng 2026: 157 Atlet Jalani Rawat Jalan, 22 Dirujuk ke Rumah Sakit

Sementara salah satu alasannya mendirikan grup kuda lumping ‘Turonggo Dewi Sinta’ adalah untuk menjaga martabat atau harga diri para penari wanita.

Ia mengatakan, saat ini banyak orang tua melarang anak perempuannya belajar seni kuda lumping. Sebab menurutnya, pada saat trance atau kesurupan yang mengobati adalah pawang laki-laki.

“Jadi banyak penari jaran ebeg wanita, saat kesurupan, mereka diobati pawang laki-laki. Itulah kenapa saya turun ke lapangan. Saya mengobati penari ebeg perempuan, supaya mereka ada harga dirinya,” ujarnya.

BML Vol. 3 Diluncurkan di Lokananta Solo, Pendaftaran Musisi Dibuka hingga 31 Desember
Baca Juga · Jateng Pantura
BML Vol. 3 Diluncurkan di Lokananta Solo, Pendaftaran Musisi Dibuka hingga 31 Desember

Terakhir ia berharap, Pemkab Pemalang lebih memperhatikan lagi keberadaan seni tradisional yang menurut dia masih banyak diminati masyarakat.

“Semoga Pemerintah (Pemkab) Pemalang memberikan perhatian lebih kepada seni tradisional di Pemalang seperti seni jaran ebeg ini, agar lestari,” terangnya.
***

Tags:
#dukun#kesenian#pemalang#cantik#asal#cewek#pawang#ilmu kebatinan#jaran ebeg
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…