Foto: RANS Entertainment. (Tangkapan layar Instagram @bigalphaid)
Suarapantura.com - Struktur pemegang saham PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) kembali menjadi perhatian publik. Selain didominasi oleh pendiri perusahaan, Raffi Ahmad, daftar pemegang saham emiten tersebut juga diisi sejumlah nama dari kalangan pengusaha, pejabat, hingga figur publik.
Berdasarkan data kepemilikan saham yang dipublikasikan perseroan, Raffi Ahmad masih menjadi pemegang saham terbesar dengan porsi mencapai 62,93 persen.
Raffi Ahmad Kuasai Mayoritas Saham
Raffi Ahmad tercatat menguasai sekitar 7,93 miliar lembar saham atau setara 62,93 persen dari total saham RANS Entertainment Indonesia Tbk.
Posisi tersebut menjadikan Raffi sebagai pengendali utama perusahaan sejak melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Daftar Pemegang Saham di Atas 1 Persen
Selain Raffi Ahmad, terdapat sejumlah investor yang memiliki kepemilikan saham lebih dari satu persen, yakni:
PT Indonesia Entertainment Group (Grup Emtek): 7,23 persen.
Soultan Ariq Rachman: 2,74 persen.
Dony Oskaria: 2,74 persen.
Susanto Hartono: 1,14 persen.
Nama Dony Oskaria, yang kini menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, juga tercatat sebagai salah satu pemegang saham RANS.
Ada Kaesang dan Nagita Slavina
Selain pemegang saham utama, terdapat sejumlah investor dengan kepemilikan di bawah satu persen.
Nagita Slavina tercatat memiliki sekitar 0,99 persen saham, sedangkan Kaesang Pangarep menguasai sekitar 0,91 persen saham perusahaan.
Sementara itu, Hikmat Janika memiliki sekitar 0,68 persen, sedangkan PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi menguasai sekitar 0,61 persen saham.
Setelah melaksanakan penawaran umum perdana saham (IPO), kepemilikan masyarakat atau publik di RANS mencapai sekitar 20,02 persen.
Raffi Pernah Sebut Haji Isam Jadi Investor
Dalam beberapa kesempatan, Raffi Ahmad juga pernah menyebut pengusaha asal Kalimantan Selatan, Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam, sebagai salah satu investor yang memberikan kepercayaan kepada RANS.
Raffi mengatakan Haji Isam menjadi salah satu sosok yang banyak memberikan masukan dalam perjalanan bisnisnya.
Meski demikian, komposisi kepemilikan saham dapat berubah sewaktu-waktu sesuai transaksi yang terjadi di pasar modal maupun keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan.