Memuat...IDR/USD 16.285β–Ό 0.12%IHSG 7.842,11β–² 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29Β°C ☁

Profil Suahasil Nazara, Menteri Keuangan Baru: Pendidikan, Karier, Harta Rp138 Miliar hingga Rekam Jejak

Sabila JPβ€’β€’1 views
Nasional

Suahasil Nazara. [Dok.Antara]

Suarapantura.com - Nama Suahasil Nazara kembali menjadi pusat perhatian setelah Presiden Prabowo Subianto melantiknya sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia pada Senin, 14 September 2026.

Suahasil menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa yang hanya sekitar satu tahun menduduki kursi Menteri Keuangan. Sebelum menjadi menteri, Suahasil merupakan Wakil Menteri Keuangan dan telah mendampingi Menteri Keuangan sejak 2019.

Pengangkatannya membuat Suahasil menjadi Menteri Keuangan ketiga pada pemerintahan Presiden Prabowo dalam kurun waktu kurang dari dua tahun.

Siapa Suahasil Nazara?

Suahasil Nazara lahir di Jakarta pada 23 November 1970. Ia merupakan ekonom dan akademisi yang sebagian besar perjalanan kariernya berada di lingkungan kebijakan ekonomi dan fiskal.

Berbeda dengan sejumlah pejabat yang masuk pemerintahan setelah berkarier di dunia politik, Suahasil memiliki latar belakang kuat sebagai akademisi dan teknokrat ekonomi.

Ia memulai karier sebagai dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia pada 1999. Di lingkungan akademik UI, ia kemudian dipercaya menduduki sejumlah posisi strategis.

Pendidikan Suahasil Nazara

Riwayat pendidikan Suahasil cukup panjang dan seluruh pendidikan tingginya berada di bidang ekonomi.

  • S1 Ekonomi – Universitas Indonesia, 1988–1994

  • Master of Science (MSc) – Cornell University, Amerika Serikat, 1995–1996

  • Doctor of Philosophy (PhD) – University of Illinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat, 2000–2003

  • Guru Besar Ilmu Ekonomi, 2009.

Dengan latar tersebut, Suahasil bukan orang baru dalam perumusan kebijakan ekonomi Indonesia.

Karier dari Kampus hingga Kementerian Keuangan

Sebelum masuk ke pemerintahan, Suahasil menghabiskan waktu cukup panjang sebagai akademisi.

Di UI, ia pernah menjadi:

  • Kepala Program Studi Pascasarjana Ilmu Ekonomi, 2004–2005

  • Kepala Lembaga Demografi UI, 2005–2008

  • Ketua Departemen Ilmu Ekonomi, 2009–2013

  • Guru Besar Ilmu Ekonomi sejak 2009.

Ia kemudian mulai masuk lebih jauh ke lingkaran kebijakan pemerintah.

Pada 2009–2011, Suahasil menjadi anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan bidang Desentralisasi Fiskal.

KPK Telusuri Aliran Kredit LPEI Rp11 Triliun, Direktur BNI Munadi Herlambang Dipanggil
Baca Juga Β· Nasional
KPK Telusuri Aliran Kredit LPEI Rp11 Triliun, Direktur BNI Munadi Herlambang Dipanggil

Pada 2016, ia dipercaya menjadi Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan. Posisi tersebut sangat strategis karena BKF berperan dalam merumuskan berbagai kebijakan fiskal pemerintah.

Kemudian pada 2019, Suahasil diangkat menjadi Wakil Menteri Keuangan. Jabatan tersebut dijalankannya selama bertahun-tahun sebelum akhirnya naik menjadi Menteri Keuangan pada September 2026.

Harta Kekayaan Suahasil Nazara Rp138,17 Miliar

Bagian yang juga menarik perhatian publik adalah laporan harta kekayaan Suahasil.

Berdasarkan LHKPN yang disampaikan pada 27 Februari 2026 untuk periode 2025, Suahasil memiliki total harta kekayaan bersih sebesar:

Rp138.167.334.176

Laporan tersebut telah berstatus verifikasi administratif lengkap.

Rinciannya:

Jenis Harta

Nilai

Tanah dan bangunan

Rp49.857.555.000

Alat transportasi dan mesin

Rp1.228.000.000

Harta bergerak lainnya

Rp9.078.963.407

Surat berharga

Rp66.876.177.492

Kas dan setara kas

Rp6.037.703.482

Harta lainnya

Rp5.122.926.498

Total harta

Rp138.201.325.879

Utang

Rp33.991.703

Harta bersih

Rp138.167.334.176

Data tersebut berasal dari dokumen LHKPN resmi Kementerian Keuangan.

Surat Berharga Jadi Aset Terbesar

Dari laporan tersebut, aset terbesar Suahasil bukan tanah maupun kendaraan, melainkan surat berharga senilai Rp66,87 miliar.

Sementara tanah dan bangunan yang dilaporkan mencapai sekitar Rp49,86 miliar.

Untuk kendaraan, LHKPN mencatat empat mobil dengan total nilai Rp1,228 miliar:

  • Toyota Camry Sedan 2013: Rp160 juta

  • Honda Jazz Sedan 2019: Rp220 juta

  • Honda HR-V 2022: Rp330 juta

  • Toyota Alphard 2019: Rp518 juta

Tidak terdapat sepeda motor yang tercantum dalam laporan tersebut.

TaniHub Dihukum! Denda Rp1 Miliar, Uang Pengganti Rp263,9 Miliar
Baca Juga Β· Nasional
TaniHub Dihukum! Denda Rp1 Miliar, Uang Pengganti Rp263,9 Miliar

Berapa Pendapatan Suahasil sebagai Menteri Keuangan?

Untuk gaji resmi Menteri Keuangan, komponen yang dapat dihitung secara terbuka terdiri dari gaji pokok dan tunjangan jabatan.

Berdasarkan ketentuan yang berlaku, gaji pokok menteri adalah:

Rp5.040.000 per bulan

Sedangkan tunjangan jabatan menteri:

Rp13.608.000 per bulan

Sehingga total gaji pokok dan tunjangan jabatan mencapai:

Rp18.648.000 per bulan

atau sekitar Rp223,78 juta per tahun jika hanya menghitung 12 kali gaji dan tunjangan jabatan.

Namun angka Rp18,648 juta bukan berarti seluruh penerimaan atau fasilitas yang diterima seorang Menteri Keuangan hanya sebesar itu. Komponen fasilitas negara, perjalanan dinas, dan fasilitas kedinasan memiliki mekanisme tersendiri dan tidak tepat disebut sebagai gaji bulanan.

Selain itu, LHKPN tidak merupakan laporan penghasilan bulanan, sehingga tidak bisa digunakan untuk menyimpulkan berapa total pendapatan pribadi Suahasil setiap bulan.

Apakah Suahasil Nazara Pernah Tersandung Kasus?

Berdasarkan penelusuran terhadap sumber resmi dan pemberitaan yang tersedia, tidak ditemukan penetapan Suahasil Nazara sebagai tersangka dalam perkara korupsi.

Namanya memang berada di lingkungan Kementerian Keuangan selama bertahun-tahun, termasuk ketika sejumlah perkara hukum yang berkaitan dengan institusi tersebut muncul. Namun keterkaitan institusi atau jabatannya dengan suatu perkara tidak sama dengan keterlibatan pribadi dalam tindak pidana.

INKA Berdarah! Utang Rp4,7 Triliun, Rugi Rp670 Miliar, Ekuitas Malah Minus
Baca Juga Β· Nasional
INKA Berdarah! Utang Rp4,7 Triliun, Rugi Rp670 Miliar, Ekuitas Malah Minus

Karena itu, dalam profil ini tidak tepat mencantumkan Suahasil sebagai pernah terlibat kasus korupsi tanpa adanya dasar hukum atau penetapan resmi.

Pernah Menjadi Bagian dari OJK

Suahasil juga pernah menduduki posisi sebagai Anggota Dewan Komisioner OJK Ex-Officio dari Kementerian Keuangan.

Pengalaman tersebut memperluas rekam jejaknya dari kebijakan fiskal ke sektor jasa keuangan dan pengawasan industri keuangan.

Kariernya menunjukkan pola yang cukup konsisten: akademisi β†’ perumus kebijakan fiskal β†’ Kepala BKF β†’ Wakil Menteri Keuangan β†’ Menteri Keuangan.

Tantangan Besar di Kursi Menteri Keuangan

Suahasil mengambil alih Kementerian Keuangan ketika pemerintah menghadapi tekanan untuk menjaga kredibilitas fiskal sekaligus membiayai berbagai program prioritas Presiden Prabowo.

Dalam pernyataan setelah dilantik, Suahasil menegaskan bahwa prioritasnya adalah menjalankan APBN yang kredibel dan menjaga defisit tetap di bawah batas 3 persen dari PDB sebagaimana ditetapkan dalam aturan fiskal.

Ia juga harus menghadapi situasi ketika pergantian Menteri Keuangan berlangsung cepat. Purbaya Yudhi Sadewa diberhentikan setelah sekitar satu tahun menjabat, di tengah sorotan terhadap kebijakan fiskal, defisit, nilai rupiah dan kepercayaan investor.

Dengan latar belakang sebagai ekonom, akademisi, Kepala BKF dan Wakil Menteri Keuangan, Suahasil memasuki jabatan barunya dengan pengalaman panjang di dalam mesin kebijakan fiskal pemerintah.

Kini tantangannya bukan lagi menyusun kebijakan dari posisi wakil, tetapi menentukan arah kebijakan fiskal sebagai orang nomor satu di Kementerian Keuangan.


Data penting untuk kotak profil

Nama: Suahasil Nazara
Tempat, tanggal lahir: Jakarta, 23 November 1970
Jabatan: Menteri Keuangan RI
Dilantik: 14 September 2026
Menteri sebelumnya: Purbaya Yudhi Sadewa
Pendidikan: UI – Cornell University – University of Illinois
Gelar: SE, MSc, PhD, Guru Besar Ilmu Ekonomi
Karier: Dosen UI, Kepala BKF, Wakil Menteri Keuangan, Menteri Keuangan
Harta LHKPN periode 2025: Rp138.167.334.176
Utang: Rp33.991.703
Gaji pokok + tunjangan jabatan: Rp18.648.000/bulan
Status perkara pidana: Tidak ditemukan penetapan sebagai tersangka berdasarkan sumber yang ditelusuri.

Catatan: angka harta di atas adalah LHKPN periode 2025 yang disampaikan 27 Februari 2026, bukan berarti nilai kekayaan Suahasil pada hari pelantikan 14 September 2026.

Tags:
#kemenkeu#Suahasil Nazara#Prabowo Subianto#LHKPN
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…