Suarapantura.com - Pergantian pimpinan di Polres Tegal ditandai dengan pesan perpisahan yang disampaikan Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo kepada jajarannya. Dalam pesannya, ia menekankan agar soliditas internal dan semangat pengabdian kepada masyarakat tetap terjaga meski tongkat komando berpindah tangan.
Bayu menyampaikan bahwa pergantian pimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Menurutnya, semangat melayani masyarakat tidak boleh ikut berganti bersamaan dengan pergantian pejabat, karena pelayanan kepada warga merupakan tugas utama kepolisian di daerah.
Ia juga mengajak seluruh personel Polres Tegal untuk terus menjaga kekompakan, disiplin, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sehari-hari. Dukungan dan kerja sama seluruh anggota dinilai menjadi modal penting agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Tegal tetap kondusif.
Pergantian Kapolres Tegal ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026. Dalam keputusan tersebut, AKBP Bayu Prasatyo digantikan oleh AKBP Febriyani Aer sebagai Kapolres Tegal yang baru.
Sebelum dipercaya memimpin Polres Tegal, AKBP Febriyani Aer bertugas di Korlantas Polri. Ia diharapkan dapat segera beradaptasi dengan karakteristik wilayah Kabupaten Tegal serta melanjutkan program pelayanan dan pengamanan yang telah berjalan.
Rotasi ini merupakan bagian dari mutasi besar di lingkungan Polda Jawa Tengah yang mencakup enam jabatan Kapolres, yakni di Semarang, Surakarta, Banyumas, Wonogiri, Tegal, dan Salatiga. Mutasi tersebut disebut sebagai langkah penyegaran organisasi sekaligus pembinaan karier personel.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Yuliyanto menjelaskan bahwa mutasi jabatan merupakan mekanisme organisasi untuk memberikan pengalaman dan wawasan baru kepada personel, sekaligus mendorong peningkatan profesionalisme dan kinerja. Ia berharap pejabat yang mendapat amanah baru segera menyesuaikan diri dan menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Selain mutasi Kapolres, jajaran Polda Jawa Tengah juga melakukan rotasi ratusan personel, termasuk sejumlah pejabat di Polres Tegal dan Polres Brebes. Langkah tersebut diharapkan memperkuat kinerja kepolisian di wilayah Bregas.
Dengan pergantian pimpinan ini, masyarakat Kabupaten Tegal diharapkan tetap mendapatkan pelayanan kepolisian yang cepat, responsif, dan humanis. Sinergi antara Polres Tegal dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga diharapkan terus berlanjut demi menjaga keamanan wilayah.
Sumber: RRI.co.id, Ketik.com, Infonasional.