Suarapantura.com - Kebakaran melanda kawasan hutan pinus di Desa Guci, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, pada Kamis (15/10/2026) dini hari. Kobaran api yang membakar vegetasi pinus menimbulkan kepulan asap hitam tebal yang bergerak turun ke arah permukiman warga dan mengganggu aktivitas pagi masyarakat setempat.
Peristiwa itu pertama kali dilaporkan warga melalui Call Center 112 pada pukul 04.55 WIB. Tak lama berselang, satu unit mobil pemadam dari Pos Damkar Bojong tiba di lokasi sekitar pukul 05.10 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman.
Petugas berjibaku selama kurang lebih tiga jam sebelum api akhirnya dinyatakan padam sepenuhnya pada pukul 07.55 WIB. Setelah api padam, petugas masih melanjutkan penyisiran dan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara tersembunyi yang dapat menyulut api kembali.
Penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Pihak Satpol PP Kabupaten Tegal melalui Kasi Pemadaman dan Penyelamatan, Nawawi, menyampaikan dugaan sementara bahwa api dipicu oleh ulah manusia, misalnya pembakaran sampah yang ditinggalkan tanpa pengawasan atau puntung rokok yang masih menyala dan dibuang ke semak kering. Dugaan tersebut masih perlu pembuktian lebih lanjut.
Kondisi musim kemarau membuat serasah daun dan ranting pinus yang kering mudah terbakar. Angin pegunungan turut mendorong penyebaran api sekaligus menggiring asap pekat ke permukiman di bawahnya, sehingga jarak pandang dan kualitas udara sempat menurun pada pagi hari.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Dampak yang dirasakan warga terutama berupa gangguan akibat asap yang mengepung permukiman selama kebakaran berlangsung.
Penanganan kebakaran ini melibatkan personel Damkar Kabupaten Tegal dari Pos Bojong di bawah koordinasi Satpol PP Kabupaten Tegal. Laporan cepat warga melalui layanan darurat 112 membantu petugas bergerak segera ke lokasi.
Masyarakat diimbau untuk tidak membakar sampah sembarangan, tidak membuang puntung rokok ke lahan kering, serta segera melaporkan titik api yang terlihat melalui layanan darurat agar dapat ditangani sejak dini.
Sumber: Radar Tegal, Radar CBS.