Suarapantura.com - Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Brebes mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) serta tenaga pendidik dan kependidikan agar mewaspadai dugaan penipuan yang mencatut nama pejabat dinas tersebut melalui aplikasi perpesanan WhatsApp.
Dugaan penipuan itu disebut tengah marak dan meresahkan lingkungan pendidikan di Brebes. Pelaku diduga menghubungi calon korban secara acak dengan mengatasnamakan pejabat atau mengklaim membawa arahan pimpinan, kemudian mengajak berkoordinasi dan menjanjikan sesuatu agar korban percaya.
Setelah kepercayaan korban terbangun, pelaku diduga meminta sesuatu yang dapat merugikan korban. Untuk meyakinkan sasaran, pelaku memasang foto profil salah satu kepala bidang di lingkungan dinas pada akun WhatsApp yang digunakan.
Dindikpora Brebes secara resmi mengumumkan dua nomor yang patut diwaspadai, yaitu 62-823-4393-5006 dan 62-853-1471-1263. Masyarakat diminta tidak langsung mempercayai pesan atau panggilan dari nomor asing yang mengaku sebagai pejabat, meski foto dan nama yang ditampilkan tampak meyakinkan.
Hingga kabar ini beredar, belum diketahui berapa jumlah korban maupun kerugian yang ditimbulkan. Dindikpora meminta ASN dan tenaga kependidikan selalu melakukan verifikasi dan konfirmasi ulang melalui saluran komunikasi resmi kedinasan sebelum menanggapi permintaan apa pun.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dindikpora Brebes, Aditya Perdana, mengimbau seluruh ASN, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan masyarakat agar selalu waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan pejabat atau instansi. Ia meminta setiap pesan atau telepon mencurigakan dikonfirmasi melalui pejabat terkait atau kanal resmi, serta dilaporkan bila ditemukan indikasi penipuan.
Sebagai langkah pencegahan, warga yang menerima pesan serupa disarankan tidak terburu-buru menuruti permintaan pengirim, tidak membagikan data pribadi, dan tidak melakukan transfer sebelum kebenarannya dipastikan. Konfirmasi langsung kepada dinas melalui jalur resmi menjadi cara paling aman untuk memastikan apakah pesan tersebut benar berasal dari pejabat yang dimaksud.
Kewaspadaan bersama diharapkan dapat menekan ruang gerak pelaku dan mencegah jatuhnya korban baru di lingkungan pendidikan Brebes.
Sumber: Ketik.com.