Suarapantura.com - Warga Desa Karangpari, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, menggelar kerja bakti gotong royong membersihkan dan menormalisasi drainase di Dusun Dukuh Tengah pada Minggu, 1 November 2026. Kegiatan ini digelar menjelang musim hujan sebagai langkah antisipasi agar genangan air tidak memicu longsor di kawasan perbukitan tepi jalan.
Kepala Desa Karangpari, Fitriyani S.Sos., turun langsung bersama warga dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa drainase yang dibersihkan selama ini tertimbun tanah dan ditumbuhi gulma, sehingga aliran air tidak lancar. Kondisi itu dinilai berisiko menimbulkan genangan yang dapat menggerus tanah di sekitar jalan.
Menurut Fitriyani, kerja bakti ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan warga. Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan gotong royong diharapkan membuat jalan desa lebih awet karena aliran air kembali lancar dan tidak menggenang di badan jalan.
Pemerintah Desa Karangpari juga mengingatkan seluruh perangkat desa di masing-masing pedukuhan agar tetap siaga selama musim hujan. Mengingat sebagian wilayah desa berada di daerah perbukitan yang rawan longsor, perangkat desa diminta segera melaporkan ke pemerintah desa apabila terjadi hal yang tidak diinginkan di wilayahnya.
Kewaspadaan tersebut sejalan dengan Peta Prakiraan Gerakan Tanah November 2026 yang disebarluaskan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes. Peta yang disusun Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi itu menempatkan Kecamatan Bantarkawung pada kategori potensi menengah-tinggi, bersama delapan kecamatan lain di Brebes.
Badan Geologi menegaskan bahwa peta tersebut merupakan prakiraan potensi, bukan kepastian terjadinya bencana. Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di Jawa Tengah mulai berlangsung pada November 2026, dengan sebagian wilayah Brebes diperkirakan memasuki awal musim hujan pada sepuluh hari pertama bulan tersebut.
Melalui kerja bakti ini, Pemerintah Desa Karangpari berharap warga semakin peduli terhadap kebersihan saluran air di lingkungannya. Drainase yang terawat diharapkan mampu mengurangi risiko genangan dan longsor, sekaligus menjaga kenyamanan pengguna jalan saat hujan mulai sering turun. Sumber: Indonesian Police News dan MercuSwaraNews.