Suarapantura.com - Tim Laboratorium Forensik Kepolisian Daerah Jawa Tengah bersama jajaran Polres Tegal turun ke lokasi kebakaran gudang peleburan aluminium di Desa Kebasen, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, untuk melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara secara menyeluruh.
Pemeriksaan itu dilakukan untuk mencari petunjuk ilmiah mengenai sumber api. Hingga pemeriksaan selesai, penyebab pasti kebakaran tersebut belum dapat disimpulkan, dan kepolisian masih menunggu hasil analisis laboratorium atas barang bukti yang diamankan.
Tim Labfor dipimpin AKBP Setiawan W. Ia didampingi Kapolsek Talang IPTU Wantoro, personel Unit Reserse Kriminal Polsek Talang, Tim Identifikasi Polres Tegal, serta Unit 1 Satuan Reserse Kriminal Polres Tegal. Kehadiran tim ahli itu menjadi bagian dari upaya penyelidikan agar penyebab kebakaran dapat dipastikan berdasarkan bukti fisik, bukan sekadar dugaan awal.
Di lapangan, petugas menelusuri sejumlah titik yang diduga berkaitan dengan awal mula api. Salah satu titik yang diperiksa adalah ruang kantor, tempat sejumlah perangkat elektronik ditemukan dalam kondisi hangus terbakar.
Petugas juga memeriksa area pembakaran yang memiliki tiga tungku dengan posisi saling berdekatan dan menggunakan kayu sebagai bahan bakar. Area tersebut menjadi salah satu fokus pemeriksaan karena berkaitan langsung dengan aktivitas di dalam gudang.
Untuk kepentingan analisis lebih lanjut, penyidik mengamankan empat kantong plastik berisi barang bukti. Isinya antara lain abu, arang sisa pembakaran, kabel, dan stop kontak. Seluruh sampel itu dibawa untuk menjalani pemeriksaan laboratorium forensik.
Kapolsek Talang IPTU Wantoro menjelaskan, pemeriksaan tempat kejadian perkara dilakukan bersama Tim Labfor Polda Jawa Tengah untuk mengumpulkan bukti dan mendalami penyebab kebakaran. Ia menegaskan, pemeriksaan menyeluruh diperlukan agar penyelidikan berjalan berdasarkan fakta dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.
Hasil pemeriksaan sementara belum dapat memastikan penyebab kebakaran. Tim Labfor Polda Jawa Tengah akan menyampaikan hasilnya setelah proses analisis terhadap barang bukti selesai dilakukan.
Polres Tegal menyatakan komitmennya untuk melakukan penyelidikan secara profesional dan berbasis bukti ilmiah. Langkah itu diharapkan dapat memberikan kepastian hukum sekaligus menjaga rasa aman masyarakat di sekitar lokasi.
Perkembangan hasil laboratorium ini masih dinantikan. Kepolisian mengimbau masyarakat menunggu keterangan resmi dan tidak berspekulasi mengenai penyebab kebakaran sebelum hasil pemeriksaan diumumkan.
Sumber: Diksiber Jateng dan Detik Update.