Arus Mudik dan Balik Idul Fitri 1445 H di Kabupaten Tegal, 388 Personel Gabungan Dilibatkan dalam Pengamanan
Ade Windiarto•
Seputar Bregas
SuaraPantura.com - Polres Tegal menggelar upacara gelar pasukan pengamanan Idul Fitri 1445 H / 2024 M, yang dilaksanakan di Lapangan Aspol Kalibliruk Slawi, Kabupaten Tegal, Kamis 4 April 2024.
Upacara gelar pasukan dipimpin oleh Pj Bupati Tegal Agustyarsyah bersama Kapolres Tegal AKBP Mochammad Sajarod Zakun dan Kepala Staf Kodim 0712 Tegal Mayor Inf Nurokhmat.
Peserta upacara terdiri dari pasukan gabungan dari Polres Tegal, Kodim 0712 Tegal, Satpol PP, BPBD, Dinas Perhubungan, PMI Kabupaten Tegal, Damkar, Dinas Kesehatan, Pramuka, serta BKO Brimob Polda Jawa Tengah.
Dalam sambutannya Pj Bupati Tegal yang membacakan amanat dari Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo menyampaikan upacara gelar pasukan Operasi Ketupat Candi 2024 ini dilaksanakan secara serentak hari ini di seluruh Indonesia, dalam rangka pengecekan akhir kesiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1445 H dan sebagai wujud komitmen nyata sinergitas TNI-Polri dengan stakeholder terkait.
"Pengamanan Idul Fitri 1445 H Tahun 2024 dengan sandi Ketupat 2024, di mulai dari tanggal 4 - 16 April 2024," terang Agustyarsyah dalam sambutanya.
Sementara itu, Kapolres Tegal AKBP Mochammad Sajarod Zakun usai kegiatan mengungkapkan bahwa pihaknya telah siap untuk mengamankan pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2024 di wilayah Kabupaten Tegal.
"Secara keseluruhan, ada 388 personel gabungan yang dilibatkan dan akan menduduki beberapa pos, diantaranya 4 pos di rest area tol, 2 pos terpadu di Pantura dan Exit Tol Adiwerna, 1 pos sinergitas TNI-Polri di Trasa, serta 1 pos SAR Air di obyek wisata Pur'in Suradadi," ungkapnya.
Kapolres memprediksi, puncak arus mudik di Kabupaten Tegal diperkirakan terjadi pada Minggu 7 April 2024 mendatang, meskipun pemberlakuan one way akan dimulai pada Jum'at 5 April 2024.
"Kalau perkiraan puncak arus mudik dimulai sejak diberlakukannya one way dari Jakarta ke arah timur. Dari mulai Gate Cikampek sampai Gate Kalikangkung Semarang," kata Kapolres.
Disebutkan juga oleh Kapolres, bahwa titik rawan kemacetan di wilayah Kabupaten Tegal ada 2 lokasi yakni di sekitar Pasar Banjaran Adiwerna dan Simpang Klonengan Margasari.
"Kendaraan yang keluar dari Exit Tol Adiwerna diprediksi banyak yang ke arah selatan dan di Pasar Banjaran banyak pedagang di bahu jalan, namun kami sudah berkoordinasi dengan dinas terkait," jelasnya.
"Di persimpangan Klonengan merupakan pertemuan dua arus dari Exit Tol Pejagan dan dari arah Slawi yang akan bertemu di sekitar Klonengan," tambahnya.
Disamping 8 pos arus mudik, Polres Tegal juga mendirikan 5 Pos Strong Point yang akan mengcover wilayah Utara, Tengah, Selatan, sekaligus di obyek wisata Guci.***