SuaraPantura.com - Berawal dari sering menulis status di media sosial Facebook, Achmad Chanif, S.ST, seorang guru SMA Negeri 1 Slawi berhasil menerbitkan buku cerita pendek (Cerpen) Guyon Tegalan dengan judul Si Dul Gemblung.
Guru Mata Pelajaran Informatika ini sering menulis status-status Cerpen Guyon Tegalan selama dua tahun ke belakang. Kemudian mempunyai ide untuk mengumpulkan dan dibukukan.
Ditemui dalam acara Panen Karya Hasil Belajar PGP Angkatan 9, di Pendopo Amangkurat Pemkab Tegal, Chanif mengungkapkan punya ide tersebut karena didasari jiwa jurnalisnya yang kembali bangkit.
"Awalnya sih hanya iseng bikin status di Facebook, kurun waktu dua tahun sering membuat cerita Si Dul yang merupakan tokoh imajiner. Seolah-olah saya ngobrol sama Si Dul, ternyata banyak atensi dari teman-teman untuk bisa diwujudkan dalam sebuah buku," ungkapnya, Kamis 25 April 2024.
Atas dasar itu, lanjut Chanif, dirinya mengumpulkan sekitar 35 judul Cerpen Guyon Tegalan. Sedangkan untuk proses pembukuan dibutuhkan waktu sekitar 2 bulan.
"Dengan adanya buku Cerpen Guyon Tegalan, saya ingin kebudayaan di Tegal bisa tetap dilestarikan. Makanya kemudian di dalam buku itu isinya menggunakan Bahasa Tegal. Guyon Tegalan layak untuk dilestarikan karena itu bagian ruh dari orang Tegal," jelasnya.***