SuaraPantura.com - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tegal bekerjasama dengan Forum Komunikasi Media Tradisional (FK Metra) Kabupaten Tegal akan menggelar "Pertunjukan Rakyat GRI Got Talent Slawi Mencari Bakat In Opera".
Acara sekaligus sosialisasi Gempur Rokok Ilegal (GRI), akan dilaksanakan pada Sabtu 31 Agustus 202 mulai pukul 20.00 WIB, bertempat di Alun-alun Hanggawana Slawi, Kabupaten Tegal.
Deretan seniman, budayawan bahkan beberapa pejabat Kabupaten Tegal serta Bea Cukai Tegal akan ikut tampil memeriahkan acara spektakuler ini.
Disampaikan Kepala Diskominfo Kabupaten Tegal, Nurhayati, bahwa acara ini dalam rangka HUT ke 79 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus upaya pengendalian rokok ilegal.
"Diharapkan pengendalian rokok ilegal ini bisa dilakukan bersama sampai ke tingkat desa. Ini momen yang bagus tontonan pesta rakyat, agar bisa menghibur masyarakat di akhir pekan," ungkap Nurhayati.
Dijelaskan Nurhayati, dengan acara GRI Got Talent Slawi Mencari Bakat In Opera, masyarakat UMKM, OPD yang punya sarana publik bisa hadir, termasuk seniman, budayawan dalam mengekspresikan kemampuan sekaligus wahana hiburan warga.
"Diharapkan ada efek positif, seperti UMKM laris, masyarakat bisa berkumpul dan menerima sarana layanan publik seperti layanan pajak, pembuatan KTP, sampai layanan Samsat," jelasnya.
Selain itu, lanjut Nurhayati, dengan acara tersebut bisa mensosialisasikan gempur rokok ilegal, agar masyarakat paham bagaimana menghindari rokok ilegal dan apa sanksi bagi para pelanggar. Dalam acara ini juga ada doorprize yang akan dibagikan kepada para penonton.
"Dengan acara ini kita menguri-uri budaya lokal. Harapannya bisa tersampaikan programnya, masyarakat terhibur, warga yang berjualan laris serta ada satu embrio untuk bisa menjual Kabupaten Tegal di dunia luar, bahwa kita punya potensi untuk bisa dikembangkan," terangnya.
Sementara Ketua FK Metra Kabupaten Tegal, Dwi Ariadi menyebut dengan acara GRI Got Talent Slawi Mencari Bakat In Opera, nantinya bisa membawa seni budaya Tegal ditumbuhkan kembali.
"Nanti ada lagu-lagu legendaris Tegal, seperti Man Draup dengan menghadirkan penyanyi aslinya. Selain itu kita akan mementaskan penari asli Tegal yang sudah Go Internasional 5 negara dengan Tari Endel," kata Dwi Ariadi.
Ditambahkan Dwi Ariadi, acara ini dikemas agar bisa menghibur masyarakat karena disertai dagelan juga, sehingga upaya sosialisasi bisa tepat sasaran karena masyarakat tidak bosan.
"Bagaimana nanti menyampaikan pesan dengan kemasan sisi seni. Karena nanti ada beberapa pejabat yang ikut Got Talent, manggung untuk menghibur sekaligus menyampaikan pesan," tambahnya.***