Bulan Dana PMI Kabupaten Tegal Tahun 2024, Satiyo: Seksi Usaha Pelajar Targetkan 2 Miliar Rupiah
Ade Windiarto•
Seputar Bregas
SuaraPantura.com - Seksi Usaha Pelajar Bulan Dana PMI Kabupaten Tegal Tahun 2024 menggelar rapat koordinasi yang berlangsung di Aula Gedung PMI Kabupaten Tegal, pada Kamis 17 Oktober 2024.
Acara tersebut dilakukan untuk mengetahui sejauh mana persiapan pelaksanaan Bulan Dana PMI Kabupaten Tegal Tahun 2024 bagi para pelajar serta penyaluran kupon melalui Korwil, KWK maupun KKS, dengan target Rp 2 Miliar.
Hadir dalam acara rapat koordinasi, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Suspriyanti, Sekretaris Dinas Satiyo, Ketua PMI Kabupaten Tegal Iman Sisworo, Sekretaris Panitia Bulan Dana PMI Joko Kurnianto, Perwakilan Kemenag Kabupaten Tegal Hasan Bisri, Korwil SMP, KWK serta KKS se Kabupaten Tegal.
"Hari ini tadi membahas teknis pelaksanaannya termasuk mulai diedarkan kupon. Ditargetkan diakhir Desember sudah selesai. Kami Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sangat mendukung kegiatan seperti itu," kata Sekretaris Dinas Dikbud Kabupaten Tegal, Satiyo.
Dijelaskan Satiyo, kegiatan Bulan Dana PMI merupakan upaya untuk memberikan edukasi kepada para pelajar tentang kepedulian terhadap sesama, mengajari anak-anak berbagi dan membantu orang yang terkena musibah.
"Untuk besaran sumbangan seikhlasnya, jadi dalam kupon dikosongkan. Anak-anak nanti dibantu orang tuanya mau mengisi berapa terserah," jelasnya.
Disebutkan Satiyo, untuk jumlah kupon yang diedarkan yakni sejumlah siswa yang ada di Kabupaten Tegal, dari tingkat PAUD/TK, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK, serta Mahasiswa.
"Untuk Dikbud jumlahnya lebih dari 200 ribu siswa, sesuai Dapodik. Sedangkan sosialisasi dilakukan oleh Korwil, KWK maupun KKS di wilayah masing-masing yang kemudian diteruskan ke sekolah-sekolah," ungkapnya.
Satiyo berpesan, dengan adanya Bulan Dana PMI Kabupaten Tegal Tahun 2024 ini, masyarakat diharapkan juga ikut mendukung dalam memberikan edukasi kepada anak-anak terutama para pelajar.
"Kami mohon kepada orang tua siswa agar anaknya bisa belajar berbagi, menyisihkan rejeki untuk menolong sesama. Dalam agama pun itu sangat dianjurkan," pesan Satiyo.***