SuaraPantura.com - Sempat beredar di beberapa akun media sosial yang menarasikan bahwa Bupati Brebes Paramita Widya Kusuma dipecat oleh Megawati dari PDIP.
Seperti juga yang diupload oleh salah satu akun di media sosial tiktok "rudyduny4***” dengan narasi sebagai
"Karena ikut ret” Megawati resmi pecat bupati brebes dari keanggotaan PDIP".
Berkaitan dengan kabar tersebut, hal itu ternyata merupakan informasi yang tidak benar dan menyesatkan.
Juru Bicara PDIP, Ahmad Basarah menyampaikan bahwa Megawati tidak pernah melarang kepala daerah dari PDIP untuk mengikuti retret di Akademi Militer Magelang.
Bupati Brebes Paramita Widya Kusuma hingga saat ini diketahui masih menjadi kader PDIP dan aktif melakukan kerja kinerjanya sebagai Bupati Brebes, bahkan emlakukan gebrakan di minggu pertama kinerjanya.
Diketahui akibat kerap mendapatkan pengaduan terkait dengan pungutan liar di sekolah, Bupati Brebes Paramita Widya Kusuma di minggu pertama kerjanya melakukan peringatan keras tentang larangan praktek pungutan di seluruh sekolah SD dan SMP negeri di kabupaten Brebes.
Menurutnya, praktek pungutan selama ini telah terjadi memberatkan wali murid.
Dirinya menyebut dengan total anggaran pendapatan belajar daerah kabupaten Brebes sebesar 3,8 triliun rupiah, alokasi di sektor pendidikan yang mencapai Rp1,4 triliun harusnya sudah tidak ada lagi pungutan.
"Sektor pendidikan telah mendapatkan dana alokasi sebesar Rp1,4 triliun,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Brebes, Mokh Idi Fitriyadi menyebut bahwa para kepala sekolah sudah sepakat untuk tidak akan menarik pungutan.
Ia berdalih bahwa selama ini yang ditarik di sekolah bukan pungutan, melainkan sumbangan yang bersifat sukarela.
***