Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Demi Lestarikan Budaya Tegal, HUT Ke 98 RSUD Kardinah Adakan Lomba Membaca Kolom Tegalan

Tim Suara Pantura 03•
Seputar Bregas

SuaraPantura.com - Lomba membaca Kolom Tegalan dalam rangka memeriahkan HUT ke 98 RSUD Kardinah Kota Tegal berlangsung sangat menghibur diselingi canda tawa, Sabtu (25/10/2025) pagi di ruang pertemuan Wismo Pranowo RSUD Kardinah.

Pelaksana Tugas Direktur Kardinah Kota Tegal dokter Lenny Harlina mengaku alasannya memilih lomba bahasa Tegalan dengan tema Perjuangan Kardinah dalam HUT RSUD Kardinah tahun ini untuk melestarikan budaya.

"Kita niatnya nguri - uri (melestarikan) budaya karena selama ini bahasa Tegalan sudah tergerus dengan banyaknya bahasa prokem dan sebagainya. Kita sebagai warga Kota Tegal ingin budaya Kota Tegal tetap eksis," kata dokter Lenny saat jumpa pers disela - sela acara.

Tebing Sungai Pedes Ambrol, Warga Kutamendala Brebes Usulkan Penahan Tebing
Baca Juga · Seputar Bregas
Tebing Sungai Pedes Ambrol, Warga Kutamendala Brebes Usulkan Penahan Tebing

Hal ini, lanjut dokter Lenny, juga bertujuan untuk mengajak generasi muda untuk mengenal lebih dekat dengan budaya Kota Tegal.

Selanjutnya wakil direktur bagian umum dan keuangan, Nur Hanifah menghimbau kepada generasi muda agar tidak malu menggunakan bahasa Tegalan. Menurutnya, bahasa Tegal merupakan bahasa yang unik dan sangat bersahabat. Selain itu, dalam kesempatan tersebut, dia juga berharap agar Kardinah bisa tercatat dalam pahlawan nasional.

Transaksi Nontunai Brebes Diproyeksikan Capai 82 Persen, QRIS Hadir di 17 Pasar Daerah
Baca Juga · Seputar Bregas
Transaksi Nontunai Brebes Diproyeksikan Capai 82 Persen, QRIS Hadir di 17 Pasar Daerah

"Pada intinya dalam HUT RSUD Kardinah kali ini kita menekankan dua hal yaitu pertama melestarikan budaya bahasa Tegal yang sebenarnya keren dan yang kedua cita-cita kita sebagai masyarakat Kota Tagal untuk menjadikan Ibu Kardinah sebagai pahlawan nasional. Kita meyakini peran perjuangan Ibu Kardinah lebih banyak daripada Ibu Kartini," kata Nur Hanifah.

Acara tersebut diikuti oleh 65 peserta dari warga Kota Tegal. Adapun dewan juri ada 3 orang yaitu budayawan Kota Tegal Atmo Tan Sidik, Doktor Maufur mantan Wakil Wali Kota Tegal dan seniman kawakan Yono Daryono.

Bupati Tegal Ajak Ulama Perangi Stigma TBC dan HIV/AIDS di Slawi
Baca Juga · Seputar Bregas
Bupati Tegal Ajak Ulama Perangi Stigma TBC dan HIV/AIDS di Slawi

Salah satu peserta lomba, Saeful Mukmin mengaku senang bisa mengikuti lomba tersebut. Dia berharap budaya bahasa Tegalan dapat terus dilestarikan di era yang semakin modern. Selain itu, dia juga mendukung adanya upaya dari Pemerintah Kota Tegal melalui direksi RSUD Kota Tegal yang memperjuangkan Kardinah agar bisa menjadi pahlawan nasional.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Sekda Kota Tegal drg. Agus Dwi Sulistyantono, mantan direktur RSUD Kardinah Kota Tegal Abdal Hakim Tohari dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal M. Zaenal Abidin.

wartawan : Pranoto Susilo

Tags:
#rsud kardinah kota tegal#pemerintah kota tegal
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…