SUARA PANTURA - Dalam rangka memperingati Hari Kebesaran (Seng Thian) Kongco Liem Thay Soe Tahun 2576/2025, Kelenteng Hok Ie Kiong Slawi menggelar Festival Kuliner selama tiga hari, 14–16 November 2025. Kegiatan yang dipusatkan di sepanjang Jalan Jenderal A. Yani, Slawi, Kabupaten Tegal ini menghadirkan 118 stand UMKM dari berbagai sektor.
Festival dibuka secara resmi oleh Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, melalui Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Nurhapid Junaedi, pada Jumat, 14 November 2025. Dalam sambutan yang dibacakan Nurhapid, Bupati menyampaikan apresiasi terhadap konsistensi Yayasan Adhi Dharma Kelenteng Hok Ie Kiong dalam menjaga tradisi dan hubungan sosial.
“Kami mengapresiasi konsistensi Yayasan Adhi Dharma Kelenteng Hok Ie Kiong Slawi dalam menjaga tradisi spiritual sekaligus membangun jembatan kebersamaan antarumat beragama,” ujarnya.
Bupati juga menilai bahwa kontribusi komunitas Tionghoa di Kabupaten Tegal menjadi contoh nyata dalam memelihara kerukunan.
“Kehadiran dan kontribusi komunitas Tionghoa di Kabupaten Tegal menjadi teladan bagaimana keberagaman bisa dipelihara dengan sikap saling menghormati dan saling menguatkan,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan budaya seperti festival kuliner terbukti memberi dampak sosial dan ekonomi.
“Budaya dan ekonomi dapat berjalan beriringan dan memberi manfaat bagi masyarakat luas,” katanya.
Selain menjadi ajang promosi UMKM, festival ini juga dimaknai sebagai wadah kreativitas dan kebersamaan. Pemerintah daerah berharap kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi pengunjung.
“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan membawa kegembiraan bagi masyarakat,” imbuhnya.
Ketua Yayasan Adhi Dharma Slawi, Indra Kurniawan, menjelaskan bahwa festival kuliner merupakan bagian dari rangkaian perayaan Seng Thian.
“Festival kuliner ini diikuti oleh 118 stand UMKM dari lokal maupun luar kota. Tidak hanya kuliner, tetapi juga ada elektronik, pakaian, hingga mainan,” terangnya.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi upaya mendorong kemajuan UMKM.
“Selain sebagai ritual budaya, festival ini juga kami selenggarakan untuk memajukan UMKM di Kabupaten Tegal,” ujarnya.
Puncak perayaan akan diisi dengan Kirab Ritual Budaya pada Minggu, 16 November 2025 pukul 13.00 WIB. Indra menegaskan bahwa kirab tahun ini menjadi yang terbesar.
“Sebanyak 69 kelenteng akan hadir dalam kirab tahun ini, berasal dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Palembang, dan Manado. Rute yang ditempuh yakni sepanjang 3,7 kilometer,” jelasnya.
Perayaan Seng Thian diharapkan membawa keberkahan bagi masyarakat.
“Semoga perayaan ini memperkuat solidaritas sosial dan menjaga semangat kebersamaan di Kabupaten Tegal,” tutupnya.***