SuaraPantura.com - Warga mengeluhkan proyek yang diduga mangkrak di Jl. Cempaka Kota Tegal. Pasalnya, proyek drainase yang belum selesai ini masih dibiarkan menganga dan sangat membahayakan warga. Bahkan beberapa kali kendaraan warga terperosok.
Hal ini menjadi kritik keras yang dilontarkan oleh Ketua LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Kecamatan Tegal timur Kota Tegal, Adi Jefri Hermanto, Sabtu (4/12). Jefri mengecam keras Kontraktor penggarap proyek yang mengabaikan keamanan warga.
"Lubang yang melintasi jalan masih dibiarkan menganga, sangat membahayakan warga. Bahkan beberapa kali pengguna jalan terperosok." Terang Jefri.
Jefri menambahkan, jika Pemerintah dalam hal ini Dinas PU tidak segera menegur kontraktor yang bersangkutan, ia akan melakukan peringatan terbuka bahkan upaya hukum.
"PU harus segera melakukan teguran kepada kontraktor tersebut. Jika tidak akan kita surati yang bersangkutan. Kalo perlu kita gugat di jalur hukum. Sebab ini sudah membahayakan warga, apalagi rambu-rambu K3 nya sangat minim." Tegas Jefri.
***