SuaraPantura.com - Rencana pemadaman Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kota Tegal mendapatkan kritik keras dari Ketua LSM GMBI Kecamatan Tegal Timur, Adi Jefri Hermanto sebab masih banyak proyek-proyek saluran yang belum selesai dan dangat membahayakan warga.
Sabtu(4/12) Adi Jefri Hermanto menyampaikan jika Pemerintah tetap memadamkan lampu saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Ia sangat menghawatirkan keselamatan warganya, sebab masih banyak proyek saluran yang belum selesai.
"Jika Pemerintah tetap memadamkan PJU saat libur Nataru, kami sangat khawatir keselamatan warga kami. Di jalan Cempaka Kota Tegal misalnya, proyek saluran masih dibiarkan menganga dan membahayakan Warga. Baru baru ini juga banyak warga kami yang terperosok, apalagi jika PJU dimatikan." Jelasnya.
Diketahui saat tracking via LPSE, kontraktor penggarap diduga CV AQLAYU yang beralamat di Jl. Dukuhwringin RT 02/04 Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal.
Jefri menghimbau Penerintah dalam hal ini Dinas PU harus Tegas. Jangan sampai saat PJU dimatikan, masih ada proyek Saluran maupun proyek-proyek lain yang belum selesai dan membahayakan Warga.
"Penerintah dalam hal ini Dinas PU harus Tegas, Jangan sampai saat lampu dimatikan masih ada oroyek yang belun selesai dan membahayakan warga. Tujuan mematikan lampu jangan sampai berakibat mematikan warga." Tegas Jefri.
***